Kamis, 03 Maret 2016

Mencari kebenaran

1.       Definisi kebenaran
Kebenaran adalah persesuaian antara pengetahuan objek dengan realita. Kebenaran menurut teori corespondence yaitu perbandingan antara realita objek (informasi, fakta, peristiwa, dan  pendapat) dengan apa yang ditangkap oleh subjek (ide dan kesan). Jika ide atau kesan yang dihayati subjek pribadi sesuai kenyataan, realita, objek, maka sesuatu itu benar.
Jadi suatu dapat dikatakan benar jikainformasi yang kita dapatkan bisa dibuktikan dan sesuai dengan adanya beberapa fakta yang terkumpul, baik dari data yang kita peroleh sendiri atau dari data orang lain yang juga pernah menguji hal yang sama.
2.       Mencari kebenaran dengan cara ilmiah,
Berupa kegiatan penelitian ilmiah dan dibangun atas teori-teori tertentu atau dengan cara penelitian yang dilakukan secara sistematis dan terkontrol berdasarkan data empiris yang ditemukan dilapangan. Teori yang ditemikan harus dapat diuji keajekan dan kejituan internalnya.
Jadi tidak dapat terpungkiri kalau teori dapat berkembang melalui penelitian ilmiah, dan jika penelitian ulang dilakukan dengan langkah-langkah serupa pada kondisi yang sama maka akan diperoleh hasil yang sama atau hampir sama.
Pernyataan yang saling berhubungan dengan pernyataan-pernyataan yang sebelumnya yang dianggap benar. Yang dipengaruhi pada proses penalaran teoritis yang didasarkan pada logika deduktif.
Contoh kasus semisal: ari bekerja disalah satu perusahaan percetakan koran tugasnya mencari beberapa sumberuntuk mendapatkan data, namun data yang dikumpulkan masih mentah sehingga masih butuh pengelolaan. Sebelum diolah menjadi informasi data tersebut dipastikan dahulu kebenarannya sampai data tersebut akurat, selain itu data dapat ditambah gambar atau angka sehingga data tersebut benar-benar akurat untuk diolah menjadi informasi yang layak dipublikasikan.
Ari saat itu sedang menaiki bus trans jakarta melewati jalan raya tamrin, ia mendengar ada pengeboman di depan gedung sarinah pinggir jalan raya tamrin jakarta dari masyarakat. Ia kemudian berangkat kelokasi untuk melihat situasi setelah adanya kejadian bom tersebut. Sesampainya dilokasi, ia melihat banyak paku bertebaran dijalan raya serta beberapa korban. Saat itu juga ada suara tembak-tembakan, ari langsung mencari tempat yang aman dan strategis untuk mendapat gambar yang fokus pada penembakan yang terjadi.
Kemudian ari kembali kekantor untuk mendiskusikan bersama rekan kerjanya mengenai gambar-gambar yang telah berhasil dipotretnya. Dalam diskusi tersebut mereka menangkap gambar seorang laki-laki yang dicurigai sebagai salahsatu pelaku pengeboman. Pada saat itu juga beredar isu bahwa yang bertanggung jawab atas pengeboman adalah organisasi isis. Dari data gambar yang berhasil didapat ari, ia merlapoprkan gambar tersebut kepolisi, sehingga polisi terbantu dengan adanya gambar tersebut. Melalui proses penangkapan dan penyidikan, polisi membenarkan bahwa lkasus teror bom yang bertanggung jawab adalah isis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar