Rabu, 04 April 2018

CONTOH RPP SMA EKONOMI


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah             : SMA Batik 1 Surakarta
Mata Pelajaran            : Ekonomi
Kelas/Semester            : XI/Ganjil
Materi pokok               : Ketenagakerjaan
Pertemuan Ke             : 1
Alokasi Waktu            : 2 x 20 menit

A.    Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian
3.1.Mendiskripsikan ketenagakerjaan serta dampaknya terhadap pembangunan ekonomi
3.1.1.      Mediskripsikan pengertian dari ketenagakerjaan
3.1.2.      Mendiskripsikan pengertian pengangguran
3.1.3.      Menyebutkan jenis-jenis pengangguran, dan cara mengatasi pengangguran
3.1.4.      mendiskripsikan usaha memperluas kesempatan kerja
3.1.5.      Mendiskripsikan dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.

B.     Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa dapat mendiskripsikan pengertian dari ketenagakerjaan dan pengertian dari pengangguran
2.      Peserta didik dapat menyebutkan jenis-jenis pengangguran dan cara mengatasi pengangguran
3.      Peserta didik dapat mendiskripsikan usaha memperluaskesempatan kerja dan mendiskripsikan dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
C.     Materi
1.      Pengertian ketenagakerjaan dan pengangguran secara umum
2.      Jenis-jenis pengangguran dan cara mengatasi pengangguran
3.      Usaha memperluas kesempatan kerja dan dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.

D.    Metode pembelajaran
1.      Metode pembelajaran        : ceramah, diskusi, tanya jawab
2.      Pendekatan pembelajaran : Scientifik.

E.     Media Pembelajaran
1.      Laptop/ komputer
2.      LCD
3.      Internet

F.      Sumber Pengajaran:
Internet,

G.    Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan
Diskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan
·         Memberi salam
·         Mendata kehadiran siswa
·         Motivasi: Masalah ketenagakerjaan adalah masalah yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Masalah tersebut merupakan topik yang senantiasa dibicarakan dalam kerangka pembangunan ekonomi nasional. Kelak, para peserta didik akan menjadi bagian dari tenaga kerja Indonesia.
2 menit
Kegiatan
Diskripsi
Alokasi Waktu
Kegiatan Inti
Mengamati
·         Peserta didik mengamati materi yang disampaikan oleh guru
3 menit
Menanya
·         Peserta didik bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2 menit
Mengeksplorasi
·         Peserta didik membentuk 3 kelompok untuk berdiskusi mengenai materi yang dipelajari
·         Peserta didik mencari materi dari berbagai sumber
Ø  Kelompok 1 berdiskusi tentang jenis-jenis pengangguran
Ø  Kelompok 2 berdiskusi cara mengatasi pengangguran
Ø  Kelompok 3 berdiskusi tentang usaha memperluas kesempatan kerja
2 menit
Mengasosiasi
·         Peserta didik mendiskusikan materi yang diberikan guru dengan kelompoknya
5 menit
Mengkomunikasikan
·         Pewakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya
3 menit
Penutup
·         Merangkum: Guru menyimpulkan materi yang dipresentasikan oleh perwakilan kelompok yang ditunjuk maju kedepan kelas
·         Penugasan: Guru memberi tugas untuk mempelajari materi yang akan dipelajari selanjutnya
3 menit

H.    Penilaian
1.      Jenis/ teknik penilaian
No.
Aspek yang dinilai
Teknik/ bentuk
Waktu dan prosedur
1.       
Sikap
Observasi/ pengamatan
Selama pembelajaran
2.       
Pengetahuan
Tes tertulis
Tugas individu/ kelompok
3.       
Keterampilan
Tes praktik, proyek dan, portofolio
Waktu yang telah ditentukan/ pengumpulan tugas

2.      Bentuk Instrumen dan instrumen
a.       Aspek sikap
1)      Bentuk instrumen   : lember observasi
2)      Instrumen               : terlampir
b.      Aspek pengetahuan
1)      Bentuk instrumen   : tertulis
2)      Instrumen               : terlampir
c.       Aspek pengetahuan
1)      Bentuk instrumen   : lembar observasi
2)      Instrumen               : terlampir




Surakarta, 7 Mei 2017
Mengetahui,
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

Drs. Djumali, M. Pd.
-






Choriah Hanayati
NIM: A210140137



Lampiran 1
Materi : Ketenagakerjaan
A.    Ketenagakerjaan
Tenaga kerja (sumber daya manusia) merupakan modal yang sangat dominan dalam menyukseskan program pembangunan. Masalah ketenagakerjaan semakin kompleks seiring bertambahnya jumlah penduduk, yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang dimaksud tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat.
Pemerintah terus mengupayakan peningkatan mutu tenaga kerja dengan cara membekali masyarakat dengan keterampilan sehingga dapat memasuki lapangan pekerjaan sesuai yang dikehendaki. Bahkan, pemerintah sangat mengharapkan agar masyarakat mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dengan memanfaatkan peluang yang ada atau membuka kesempatan kerja. Kesempatan kerja mempunyai dua pengertian, yaitu:
1.      dalam arti sempit, kesempatan kerja adalah banyak sedikitnyatenaga kerja yang mempunyai kesempatan untuk bekerja,
2.      dalam arti luas, kesempatan kerja adalah banyak sedikitnyafaktor-faktor produksi yang mungkin dapat ikut dalamproses produksi.
Tingginya pertambahan penduduk usia kerja (PUK) ataupenduduk yang berumur 15 tahun ke atas, baik dari angkatan kerja dan bukan angkatan kerja, rata-rata berada di Pulau Jawa dan sebagian yang lain berada di luar Pulau Jawa.
Pertumbuhan tenaga kerja jika tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah usaha atau lapangan usaha akanmeningkatkan jumlah pengangguran. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan penyerapan angkatan kerja. Pengertian angkatankerja menurut UU No. 20 Tahun 1999 Pasal 2 Ayat 2 adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang bekerja, atau mempunyai pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran.

B.     Pengangguran
Pengangguran di Indonesia merupakan masalah yang besar, bahkan tinggi rendahnya pengangguran suatu negara dapat dijadikan tolok ukur kemakmuran suatu bangsa. Pengangguran adalah penduduk yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan atau mempersiapkan suatu usaha baru atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena sudah diterima bekerja/ mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.

1.      Jenis-Jenis Pengangguran
Pengangguran yang terjadi pada suatu negara berkaitan dengankegiatan ekonomi masyarakat, pada dasarnya dapat digolongkandalam beberapa jenis, di antaranya:
a.       Pengangguran Ketidakcakapan
Pengangguran ketidakcakapan adalah pengangguran yangterjadi karena seseorang mempunyai cacat fisik atau jasmani,sehingga dalam dunia perusahaan mereka sulit untukditerima menjadi pekerja/karyawan.
b.      Pengangguran tak kentara atau pengangguran terselubung(disguised unemployment/invisible unemployment) adalahpengangguran yang terjadi apabila para pekerja telahmenggunakan waktu kerjanya secara penuh dalam suatupekerjaan, tetapi dapat ditarik ke sektor lain tanpamengurangi outputnya.
c.       Pengangguran kentara atau pengangguran terbuka (visibleunemployment) adalah pengangguran yang timbul karenakurangnya kesempatan kerja atau tidak adanya lapanganpekerjaan.




Adapun jenis pengangguran menurut sebab-sebabnya dapat dibedakan sebagai berikut.
a.       Pengangguran Musiman, pengangguran yang biasaterjadi pada sektor pertanian, misalnya di musim paceklik.Di mana banyak petani yang menganggur, karena telah usaimasa panen dan menunggu musim tanam selanjutnya.
b.      Pengangguran Friksional (Peralihan), pengangguran yang terjadikarena penawaran tenaga kerja lebih banyak daripadapermintaan tenaga kerja atau tenaga kerja yang sudah bekerjatetapi menginginkan pindah pekerjaan lain, sehingga belummendapatkan tempat pekerjaan yang baru. Kelebihantersebut menimbulkan adanya pengangguran.
c.       Pengangguran karena Upah Terlalu Tinggi, pengangguran yang terjadi karena para pekerja atau pencarikerja menginginkan adanya upah atau gaji terlalu tinggi,sehingga para pengusaha tidak mampu untuk memenuhikeinginan tersebut.
d.      Pengangguran Struktural, pengangguran yang terjadikarena terdapat perubahan struktur kehidupan masyarakat,misalnya dari agraris menjadi industri. Oleh sebab itu, banyaktenaga kerja yang tidak memenuhi kriteria yang disyaratkanperusahaan.
e.       Pengangguran Voluntary, pengangguran yang terjadikarena seseorang yang sebenarnya masih mampu bekerjatetapi secara sukarela tidak mau bekerja dengan alasanmerasa sudah mempunyai kekayaan yang cukup.
f.       Pengangguran Teknologi, pengangguran karenaadanya pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin.
g.      Pengangguran Potensial(potential underemployment, pengangguran yang terjadi apabila para pekerja dalam suatusektor dapat ditarik ke sektor lain tanpa mengurangi output,hanya harus diikuti perubahan-perubahan fundamentaldalam metode produksi, misalnya perubahan dari tenagamanusia menjadi tenaga mesin (mekanisasi).

2.      Cara-Cara Mengatasi Pengangguran
Kenyataan menunjukkan bahwa masalah pengangguranmerupakan masalah yang berdampak buruk pada aktivitasperekonomian masyarakat, baik pada kegiatan produksi,distribusi, maupun konsumsi. Oleh sebab itu, usaha-usaha untukmengatasi pengangguran harus dilakukan secara terus-menerus.
Adapun cara-cara untuk mengatasi pegangguran antara lain sebagai berikut:
a.       Memperluas kesempatan kerja, dengan membuka lapangankerja baru, baik di bidang pertanian, industri, perdagangan,maupun jasa.
b.      Meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga para lulusansudah siap pakai untuk menjadi tenaga yang terampil.
c.       Meningkatkan kualitas tenaga kerja, dengan memberikanpendidikan keterampilan melalui pendidikan formal dannonformal.
d.      Memberikan kesempatan kerja ke luar negeri, melaluipenyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
e.       Mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha atau industry rumah tangga.
f.       Memberikan peranan KB untuk menekan laju pertumbuhanpenduduk.

3.      Usaha Memperluas Kesempatan Kerja
Dalam rangka mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia,pemerintah terus berusaha untuk membuka sebesar-besarnyalapangan kerja baru. Usaha yang ditempuh untuk memperluaslapangan kerja dapat dilakukan di berbagai bidang.
a.       Di bidang pertanian, antara lain membuka lahan-lahanpertanian yang baru dan meningkatkan irigasi yang teraturagar pertanian tidak tergantung pada musim.
b.      Di bidang industri, dengan cara mempermudah syarat-syaratuntuk membuka perusahaan industri atau pabrik baru.
c.       Di bidang perdagangan, yaitu dikeluarkannya kebijakanderegulasi dan debirokratisasi, sehingga pengusaha dapatmeningkatkan perdagangan dan membuka kesempatankerja baru.
d.      Di bidang jasa, dengan meningkatkan usaha jasa berbagaibentuk, yang nantinya akan dapat membuka lapangan kerjabaru.
e.       Di bidang lainnya, antara lain dengan meningkatkan usahabidang konstruksi, komunikasi, pariwisata, dan sebagainya.

4.      Dampak Pengangguran terhadap Kegiatan EkonomiMasyarakat
Salah satu faktor penting yang menentukan kemakmuran suatumasyarakat dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi adalahtingkat pendapatan. Pendapatan masyarakat atau negara akanmencapai maksimum apabila tingkat penggunaan tenaga kerjapenuh dapat diwujudkan (full employment).
Adanya pengangguran akan mengurangi pendapatanmasyarakat sehingga berakibat tingkat kemakmuran Negara juga berkurang. Pengangguran juga dapat menimbulkanberbagai masalah ekonomi dan sosial, masalah konsumsi,kesehatan, serta prospek pembangunan di masa yang akandatang.
Adapun dampak penganggguran terhadap kegiatan ekonomiantara lain sebagai berikut.
a.       Kegiatan produksi terhambat, karena menurunnya output
b.      yang dihasilkan dan kualitas dari output tersebut, sehinggadapat menurunkan pendapatan nasional dan pendapatan perkapita.
c.       Kegiatan distribusi kurang lancar, karena apabila output yangdihasilkan oleh suatu perusahaan kualitasnya rendah, makabarang tersebut tidak laku di pasaran, baik pasaran dalamnegeri maupun luar negeri, sehingga pertumbuhan ekonomimenjadi rendah.
d.      Kegiatan konsumsi berkurang, karena barang yangdiperlukan oleh konsumen tidak terpenuhi oleh produsen.Apalagi bila produsen tidak mampu untuk memproduksisuatu barang, maka akan terjadi kelaparan.





Lampiran 2
Postes: soal pilihan ganda (Multiple choice)
1.      Suatu keadaan yang menunjukkan tersedianya lapangan kerja yang siap diisi oleh pencari kerja. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari…
a.       Angkatan Kerja
b.      Kesempatan Kerja .
c.       Kemampuan Kerja
d.      Waktu Kerja
2.      Seorang yang telah bekerja dan memenuhi syarat sebagai seorang pekerja penuh disebut…
a.       Employmen
b.      Labor force
c.       Unemployment
d.      Full employmen .
3.      Para ibu rumahtangga atau anak sekolah digolongkan sebagai..
a.       Pengangguran
b.      Pngangguran terselubung
c.       Angkatan kerja
d.      Bukan angkatan kerja .
4.      Kelompok angkatan kerja disebut juga…
a.       Labor
b.      Labor force .
c.       Nonlabor
d.      Employmen
5.      Pengangguran yang terjadi karena adanya kesenjangan antara pencari kerja dan kesempatan kerja disebut pengangguran…
a.       Friksional
b.      Structural
c.       Teknologi
d.      Musiman .
6.      Berikut ini yang bukan merupakan dampak dari pengangguran terhadap perekonomian yaitu…
a.       Industri padat karya berkembang .
b.      Tingkat kemakmuran masyarakat rendah
c.       Pertumbuhan ekonomi lambat
d.      Kriminalitas tinggi




7.      Salah satu upaya pemerintah menanggulangi pengangguran adalah…
a.       Mendirikan pabrik berorientasi mesin
b.      Mendirikan industri padat karya .
c.       Mendirikan industri padat modal
d.      Menutup perusahaan asing
8.      Seseorang yang berusia 15-64 tahun termasuk kedalam usia…
a.       Angkatan Kerja .
b.      Pengangguran
c.       Pekerja
d.      Pengusaha
9.      Pekerja yang bekerja tetapi tidak memenuhi kriteria pekerja penuh disebut…
a.       Pengangguran
b.      Setengan menganggur .
c.       Pekerja serabutan
d.      Pekerja kontrakan
10.  Tenaga kerja yang benar-benar tidak memiliki pekerjaan, disebut…
a.       Pengangguran
b.      Pengangguran terbuka .
c.       Setengah menganggur
d.      Pengangguran terselubung





Lampiran 3
Lembar penilaian:
Lembar penilaian tes tertulis( )
No.
Nama Siswa
Nilai
A
B
C
D
1.





2.





3.





*Keterangan:
A : nilai 80 – 100
B : nilai 70 – 79
C : nilai 50 – 69
D : nilai 0 – 49

Lembar pengamatan sikap( )
No.
Nama Siswa
Sikap
Aktif
Bekerja Sama
Toleransi
A
B
C
D
A
B
C
D
A
B
C
D
1.













2.













3.













*Keterangan:
A : Sangat Baik
B : Baik
C : Cukup Baik
D : Kurang

Lembar observasi keterampilan ( )
No.
Nama Siswa
Keterampilan
ST
T
C
K
1.





2.





3.





*Keterangan:
ST : Sangat Tinggi
T : Tinggi
C : Cukup
K : Kurang



PERANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN

DisusunUntukMemenuhi Tugas
Praktik Micro Teaching


Di Susun Oleh :
Nama   : CHORIAH HANAYATI
Nim     : A210140137
Kelas   : G





FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2017