RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Nama
Sekolah : SMA Batik 1
Surakarta
Mata
Pelajaran : Ekonomi
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Materi
pokok : Ketenagakerjaan
Pertemuan
Ke : 1
Alokasi
Waktu : 2 x 20 menit
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
|
Kompetensi Dasar
|
Indikator Pencapaian
|
|
3.1.Mendiskripsikan ketenagakerjaan serta dampaknya terhadap pembangunan
ekonomi
|
3.1.1.
Mediskripsikan
pengertian dari ketenagakerjaan
3.1.2.
Mendiskripsikan
pengertian pengangguran
3.1.3.
Menyebutkan
jenis-jenis pengangguran, dan cara mengatasi pengangguran
3.1.4.
mendiskripsikan
usaha memperluas kesempatan kerja
3.1.5.
Mendiskripsikan
dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
|
B. Tujuan Pembelajaran
1.
Siswa dapat
mendiskripsikan pengertian dari ketenagakerjaan dan pengertian dari pengangguran
2.
Peserta didik
dapat menyebutkan jenis-jenis pengangguran dan cara mengatasi pengangguran
3.
Peserta didik
dapat mendiskripsikan usaha memperluaskesempatan kerja dan mendiskripsikan
dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
C. Materi
1.
Pengertian
ketenagakerjaan dan pengangguran secara umum
2.
Jenis-jenis
pengangguran dan cara mengatasi pengangguran
3.
Usaha memperluas
kesempatan kerja dan dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
D. Metode pembelajaran
1.
Metode
pembelajaran : ceramah, diskusi,
tanya jawab
2.
Pendekatan
pembelajaran : Scientifik.
E. Media Pembelajaran
1.
Laptop/ komputer
2.
LCD
3.
Internet
F. Sumber Pengajaran:
Internet,
G. Langkah-langkah Pembelajaran
|
Kegiatan
|
Diskripsi
|
Alokasi Waktu
|
|
Pendahuluan
|
·
Memberi
salam
·
Mendata
kehadiran siswa
·
Motivasi:
Masalah
ketenagakerjaan adalah masalah yang sangat dekat dengan kehidupan kita.
Masalah tersebut merupakan topik yang senantiasa dibicarakan dalam kerangka
pembangunan ekonomi nasional. Kelak, para peserta didik
akan menjadi bagian dari tenaga kerja Indonesia.
|
2 menit
|
|
Kegiatan
|
Diskripsi
|
Alokasi Waktu
|
|
Kegiatan Inti
|
Mengamati
·
Peserta
didik mengamati materi yang disampaikan oleh guru
|
3 menit
|
|
Menanya
·
Peserta
didik bertanya mengenai materi yang belum dipahami
|
2 menit
|
|
|
Mengeksplorasi
·
Peserta didik
membentuk 3 kelompok untuk berdiskusi mengenai materi yang dipelajari
·
Peserta
didik mencari materi dari berbagai sumber
Ø Kelompok 1 berdiskusi tentang jenis-jenis
pengangguran
Ø Kelompok 2 berdiskusi cara mengatasi pengangguran
Ø Kelompok 3 berdiskusi tentang usaha memperluas
kesempatan kerja
|
2 menit
|
|
|
Mengasosiasi
·
Peserta
didik mendiskusikan materi yang diberikan guru dengan kelompoknya
|
5 menit
|
|
|
Mengkomunikasikan
·
Pewakilan
kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya
|
3 menit
|
|
|
Penutup
|
·
Merangkum:
Guru menyimpulkan materi yang dipresentasikan oleh perwakilan kelompok yang
ditunjuk maju kedepan kelas
·
Penugasan:
Guru memberi tugas untuk mempelajari materi yang akan dipelajari selanjutnya
|
3 menit
|
H. Penilaian
1.
Jenis/ teknik
penilaian
|
No.
|
Aspek yang dinilai
|
Teknik/ bentuk
|
Waktu
dan prosedur
|
|
1.
|
Sikap
|
Observasi/ pengamatan
|
Selama
pembelajaran
|
|
2.
|
Pengetahuan
|
Tes tertulis
|
Tugas
individu/ kelompok
|
|
3.
|
Keterampilan
|
Tes praktik, proyek dan, portofolio
|
Waktu
yang telah ditentukan/ pengumpulan tugas
|
2.
Bentuk Instrumen
dan instrumen
a.
Aspek sikap
1)
Bentuk instrumen : lember observasi
2)
Instrumen : terlampir
b.
Aspek
pengetahuan
1)
Bentuk instrumen : tertulis
2)
Instrumen : terlampir
c.
Aspek
pengetahuan
1)
Bentuk instrumen : lembar observasi
2)
Instrumen : terlampir
|
|
|
Surakarta, 7
Mei 2017
|
|
Mengetahui,
Kepala Sekolah
|
|
Guru Mata Pelajaran
|
|
Drs. Djumali, M. Pd.
-
|
|
Choriah Hanayati
NIM: A210140137
|
Lampiran 1
Materi
: Ketenagakerjaan

A.
Ketenagakerjaan
Tenaga kerja (sumber daya
manusia) merupakan modal yang sangat dominan dalam menyukseskan program
pembangunan. Masalah ketenagakerjaan semakin kompleks seiring bertambahnya
jumlah penduduk, yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Menurut
UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang dimaksud tenaga kerja adalah
setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau
jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat.
Pemerintah terus
mengupayakan peningkatan mutu tenaga kerja dengan cara membekali masyarakat
dengan keterampilan sehingga dapat memasuki lapangan pekerjaan sesuai yang dikehendaki.
Bahkan, pemerintah sangat mengharapkan agar masyarakat mampu menciptakan
lapangan kerja sendiri dengan memanfaatkan peluang yang ada atau membuka
kesempatan kerja. Kesempatan kerja mempunyai dua pengertian, yaitu:
1. dalam arti sempit, kesempatan
kerja adalah banyak sedikitnyatenaga kerja yang mempunyai kesempatan untuk
bekerja,
2. dalam arti luas, kesempatan
kerja adalah banyak sedikitnyafaktor-faktor produksi yang mungkin dapat
ikut dalamproses produksi.
Tingginya pertambahan
penduduk usia kerja (PUK) ataupenduduk yang berumur 15 tahun ke atas, baik dari
angkatan kerja dan bukan angkatan kerja, rata-rata berada di Pulau Jawa dan
sebagian yang lain berada di luar Pulau Jawa.
Pertumbuhan tenaga kerja
jika tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah usaha atau lapangan usaha akanmeningkatkan
jumlah pengangguran. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan penyerapan angkatan
kerja. Pengertian angkatankerja menurut UU No. 20 Tahun 1999 Pasal 2
Ayat 2 adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang bekerja, atau mempunyai
pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran.
B.
Pengangguran
Pengangguran di Indonesia
merupakan masalah yang besar, bahkan tinggi rendahnya pengangguran suatu negara
dapat dijadikan tolok ukur kemakmuran suatu bangsa. Pengangguran adalah
penduduk yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan atau mempersiapkan
suatu usaha baru atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak
mungkin mendapatkan pekerjaan atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena
sudah diterima bekerja/ mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.
1. Jenis-Jenis Pengangguran
Pengangguran yang terjadi pada suatu negara
berkaitan dengankegiatan ekonomi masyarakat, pada dasarnya dapat
digolongkandalam beberapa jenis, di antaranya:
a. Pengangguran Ketidakcakapan
Pengangguran ketidakcakapan
adalah pengangguran yangterjadi karena seseorang mempunyai cacat fisik atau
jasmani,sehingga dalam dunia perusahaan mereka sulit untukditerima menjadi
pekerja/karyawan.
b. Pengangguran tak kentara
atau pengangguran terselubung(disguised unemployment/invisible unemployment)
adalahpengangguran yang terjadi apabila para pekerja telahmenggunakan waktu
kerjanya secara penuh dalam suatupekerjaan, tetapi dapat ditarik ke sektor lain
tanpamengurangi outputnya.
c. Pengangguran kentara atau
pengangguran terbuka (visibleunemployment) adalah pengangguran yang
timbul karenakurangnya kesempatan kerja atau tidak adanya lapanganpekerjaan.
Adapun jenis pengangguran menurut sebab-sebabnya
dapat dibedakan sebagai berikut.
a. Pengangguran Musiman, pengangguran
yang biasaterjadi pada sektor pertanian, misalnya di musim paceklik.Di mana
banyak petani yang menganggur, karena telah usaimasa panen dan menunggu musim
tanam selanjutnya.
b. Pengangguran Friksional
(Peralihan), pengangguran yang terjadikarena penawaran tenaga kerja lebih
banyak daripadapermintaan tenaga kerja atau tenaga kerja yang sudah
bekerjatetapi menginginkan pindah pekerjaan lain, sehingga belummendapatkan
tempat pekerjaan yang baru. Kelebihantersebut menimbulkan adanya pengangguran.
c. Pengangguran karena Upah
Terlalu Tinggi, pengangguran yang terjadi karena para pekerja atau pencarikerja
menginginkan adanya upah atau gaji terlalu tinggi,sehingga para pengusaha tidak
mampu untuk memenuhikeinginan tersebut.
d. Pengangguran Struktural, pengangguran
yang terjadikarena terdapat perubahan struktur kehidupan masyarakat,misalnya
dari agraris menjadi industri. Oleh sebab itu, banyaktenaga kerja yang tidak
memenuhi kriteria yang disyaratkanperusahaan.
e. Pengangguran Voluntary, pengangguran
yang terjadikarena seseorang yang sebenarnya masih mampu bekerjatetapi secara
sukarela tidak mau bekerja dengan alasanmerasa sudah mempunyai kekayaan yang
cukup.
f. Pengangguran Teknologi, pengangguran
karenaadanya pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin.
g. Pengangguran Potensial(potential
underemployment, pengangguran yang terjadi apabila para pekerja dalam
suatusektor dapat ditarik ke sektor lain tanpa mengurangi output,hanya harus
diikuti perubahan-perubahan fundamentaldalam metode produksi, misalnya
perubahan dari tenagamanusia menjadi tenaga mesin (mekanisasi).
2. Cara-Cara Mengatasi
Pengangguran
Kenyataan menunjukkan bahwa masalah pengangguranmerupakan
masalah yang berdampak buruk pada aktivitasperekonomian masyarakat, baik pada
kegiatan produksi,distribusi, maupun konsumsi. Oleh sebab itu, usaha-usaha
untukmengatasi pengangguran harus dilakukan secara terus-menerus.
Adapun cara-cara untuk mengatasi pegangguran antara
lain sebagai berikut:
a.
Memperluas kesempatan kerja, dengan membuka
lapangankerja baru, baik di bidang pertanian, industri, perdagangan,maupun
jasa.
b.
Meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga para
lulusansudah siap pakai untuk menjadi tenaga yang terampil.
c.
Meningkatkan kualitas tenaga kerja, dengan
memberikanpendidikan keterampilan melalui pendidikan formal dannonformal.
d.
Memberikan kesempatan kerja ke luar negeri,
melaluipenyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
e.
Mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha atau industry
rumah tangga.
f.
Memberikan peranan KB untuk menekan laju
pertumbuhanpenduduk.
3. Usaha Memperluas Kesempatan
Kerja
Dalam rangka mengurangi jumlah pengangguran di
Indonesia,pemerintah terus berusaha untuk membuka sebesar-besarnyalapangan
kerja baru. Usaha yang ditempuh untuk memperluaslapangan kerja dapat dilakukan
di berbagai bidang.
a.
Di bidang pertanian, antara lain membuka
lahan-lahanpertanian yang baru dan meningkatkan irigasi yang teraturagar
pertanian tidak tergantung pada musim.
b.
Di bidang industri, dengan cara mempermudah
syarat-syaratuntuk membuka perusahaan industri atau pabrik baru.
c.
Di bidang perdagangan, yaitu dikeluarkannya
kebijakanderegulasi dan debirokratisasi, sehingga pengusaha dapatmeningkatkan
perdagangan dan membuka kesempatankerja baru.
d.
Di bidang jasa, dengan meningkatkan usaha jasa
berbagaibentuk, yang nantinya akan dapat membuka lapangan kerjabaru.
e.
Di bidang lainnya, antara lain dengan meningkatkan
usahabidang konstruksi, komunikasi, pariwisata, dan sebagainya.
4. Dampak Pengangguran
terhadap Kegiatan EkonomiMasyarakat
Salah satu faktor penting yang menentukan
kemakmuran suatumasyarakat dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi
adalahtingkat pendapatan. Pendapatan masyarakat atau negara akanmencapai
maksimum apabila tingkat penggunaan tenaga kerjapenuh dapat diwujudkan (full
employment).
Adanya pengangguran akan mengurangi
pendapatanmasyarakat sehingga berakibat tingkat kemakmuran Negara juga
berkurang. Pengangguran juga dapat menimbulkanberbagai masalah ekonomi dan
sosial, masalah konsumsi,kesehatan, serta prospek pembangunan di masa yang
akandatang.
Adapun dampak penganggguran terhadap kegiatan
ekonomiantara lain sebagai berikut.
a.
Kegiatan produksi terhambat, karena menurunnya
output
b.
yang dihasilkan dan kualitas dari output tersebut,
sehinggadapat menurunkan pendapatan nasional dan pendapatan perkapita.
c.
Kegiatan distribusi kurang lancar, karena apabila
output yangdihasilkan oleh suatu perusahaan kualitasnya rendah, makabarang
tersebut tidak laku di pasaran, baik pasaran dalamnegeri maupun luar negeri,
sehingga pertumbuhan ekonomimenjadi rendah.
d.
Kegiatan konsumsi berkurang, karena barang
yangdiperlukan oleh konsumen tidak terpenuhi oleh produsen.Apalagi bila
produsen tidak mampu untuk memproduksisuatu barang, maka akan terjadi
kelaparan.
Lampiran 2
Postes: soal pilihan ganda (Multiple choice)
1.
Suatu keadaan
yang menunjukkan tersedianya lapangan kerja yang siap diisi oleh pencari kerja.
Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari…
a.
Angkatan Kerja
b.
Kesempatan Kerja
.
c.
Kemampuan Kerja
d.
Waktu Kerja
2.
Seorang yang
telah bekerja dan memenuhi syarat sebagai seorang pekerja penuh disebut…
a.
Employmen
b.
Labor force
c.
Unemployment
d.
Full employmen .
3.
Para ibu
rumahtangga atau anak sekolah digolongkan sebagai..
a.
Pengangguran
b.
Pngangguran
terselubung
c.
Angkatan kerja
d.
Bukan angkatan
kerja .
4.
Kelompok
angkatan kerja disebut juga…
a.
Labor
b.
Labor force .
c.
Nonlabor
d.
Employmen
5.
Pengangguran
yang terjadi karena adanya kesenjangan antara pencari kerja dan kesempatan
kerja disebut pengangguran…
a.
Friksional
b.
Structural
c.
Teknologi
d.
Musiman .
6.
Berikut ini yang
bukan merupakan dampak dari pengangguran terhadap perekonomian yaitu…
a.
Industri padat
karya berkembang .
b.
Tingkat
kemakmuran masyarakat rendah
c.
Pertumbuhan
ekonomi lambat
d.
Kriminalitas
tinggi
7.
Salah satu upaya
pemerintah menanggulangi pengangguran adalah…
a.
Mendirikan
pabrik berorientasi mesin
b.
Mendirikan
industri padat karya .
c.
Mendirikan
industri padat modal
d.
Menutup
perusahaan asing
8.
Seseorang yang
berusia 15-64 tahun termasuk kedalam usia…
a.
Angkatan Kerja .
b.
Pengangguran
c.
Pekerja
d.
Pengusaha
9.
Pekerja yang
bekerja tetapi tidak memenuhi kriteria pekerja penuh disebut…
a.
Pengangguran
b.
Setengan
menganggur .
c.
Pekerja
serabutan
d.
Pekerja
kontrakan
10. Tenaga kerja yang benar-benar tidak memiliki
pekerjaan, disebut…
a.
Pengangguran
b.
Pengangguran
terbuka .
c.
Setengah
menganggur
d.
Pengangguran
terselubung
Lampiran 3
Lembar
penilaian:
Lembar penilaian tes tertulis( √ )
|
No.
|
Nama Siswa
|
Nilai
|
|||
|
A
|
B
|
C
|
D
|
||
|
1.
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
*Keterangan:
A : nilai 80 – 100
B : nilai 70 – 79
C : nilai 50 – 69
D : nilai 0 – 49
Lembar pengamatan sikap( √ )
|
No.
|
Nama Siswa
|
Sikap
|
|||||||||||
|
Aktif
|
Bekerja Sama
|
Toleransi
|
|||||||||||
|
A
|
B
|
C
|
D
|
A
|
B
|
C
|
D
|
A
|
B
|
C
|
D
|
||
|
1.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
*Keterangan:
A : Sangat Baik
B : Baik
C : Cukup Baik
D : Kurang
Lembar observasi keterampilan ( √ )
|
No.
|
Nama Siswa
|
Keterampilan
|
|||
|
ST
|
T
|
C
|
K
|
||
|
1.
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
*Keterangan:
ST : Sangat Tinggi
T : Tinggi
C : Cukup
K : Kurang
PERANCANGAN
PROGRAM PEMBELAJARAN

DisusunUntukMemenuhi Tugas
Praktik Micro Teaching
Di Susun
Oleh :
Nama : CHORIAH HANAYATI
Nim :
A210140137
Kelas : G
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar