Selasa, 13 Desember 2016

laporan magang observasi SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA



LAPORAN
PROGRAM MAGANG 1
DI SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA
TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Disusun untuk melengkapi tugas-tugas dan memenuhi syarat-syarat guna menempuh ujian Program Magang 1 di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara
Oleh :
Choriah Hanayati                     (A210140137)
Agustina Widy Astuti               (A210140138)
Ro’i Satin Jannah                     (A210140139)
Unun Naimah                            (A210140141)
Reni Hapsari                              (A210140142)


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAHSURAKARTA
2016



BAB I
KEADAAN SEKOLAH PADA UMUMNYA
A.    Keadaan Fisik Sekolah
1.      Denah Gedung Sekolah Dan Susunan Ruang-Ruang















SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara terletak di Jalan Mayor Kusmanto, Setran, Gergunung, Klaten Utara, Klaten. SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki luas tanah ±11.750 m2, luas bangunan ±3.619 m2  dan SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara terletak di Jalan Mayor Kusmanto, Setran, Gergunung, Klaten Utara, Klaten.
Sekolah ini memiliki 30 ruang kelas, 1 perpustakaan, 1 ruang OSIS, 1 mini market, 1 ruang BK, 1 ruang Waka, 1 ruang UKS, 1 ruang Kepala Sekolah, 1 ruang tamu, 1 ruang Tata Usaha,1 ruang guru, 1 ruang pengajaran, 1 masjid, 1 mushola, 2 laboratorium akuntansi, 1 laboratorium komputer umum, 3 laboratorium multimedia, 1 aula 1 Bank Mini, 1 studio produksi, 1 lapangan futsal, 1 lapangan basket, lapangan olahraga, 2 tempat parkir siswa,1 tempat parker guru,1 kantin, dan 21 toilet siswa, serta beberapa toilet guru.
2.      Struktur Organisasi Sekolah, Susunan Personalia Kepala Sekolah, dan Guru-Guru Pelaksana Administrasi
a.         Struktur organisasi sekolah (bagan terlampir)
1)        Kepala sekolah
2)        Staf pembantu kepala sekolah
3)        Bendahara
4)        Guru dan karyawan sekolah
b.        Susunan personalia kepala sekolah
1)        Staf pembantu kepala sekolah
Staf pembantu kepala sekolah terdiri dari wakil kepala sekolah bidang humas/ DUDI, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan staf pembantunya,wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan staf pembantunya , wakil kepala sekolah bidang sarana prasarana dan staf pembantunya, dan wakil kepala sekolah bidang c. proposal beserta staf pembantunya.
2)        Bendahara
Bendahara terdiri daribendahara rutin/ gaji, BOS, urusan tabungan siswa, dan SPP.
3)        Administrasi dan fasilitas sekolah
Administrasi dan fasilitas sekolah terdiri dari.
a)         Laboratorium Komputer
SMK Muhammdiayah 2 Klaten Utara mempunyai 1 laboratarium Komputer dengan jumlah keseluruhan sebanyak 19 buah. Tidak semua komputer dapat dioperasikan, sehingga komputer yang terbatas maka siswa harus bergantian dalam menggunakannya. Laboratarium biasanya digunakan oleh siswa yang berjurusan multimedia.

Gambar Laboratorium Komputer



                       

b)        Laboratorium Akuntansi
SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki 1 laboratorium akuntansi. Laboratarium terdapat 20 laptop disetiap meja dan 1 set PC untuk guru. Laboratorium ini digunakan untuk melaksanakan praktek komputer akuntansi dari kelas X sampai kelas XII jurusan akuntansi.
Gambar Laboratorium Akuntansi



c)         Laboratorium Bahasa
SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki 1 Lab. Bahasa. Laboratorium digunakan oleh jurusan Administrasi Perkantoran. Fasilitas laboratorium ini cukup mendukung dalam proses KBM.
Gambar Laboratorium Bahasa



          

d)        Ruang Pengetikan Manual
Salah satu sarana pembelajaran yang dimiliki SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara yaitu alat pengetikan manual. Ruang pengrtikan digunakan oleh jurusan Administrasi Perkantoran dalam menunjang proses KBM terutama dalam kegiatan Praktik Mengetik.
Gambar Ruang Pengetikan Manual



e)          Laboratorium Laptop
SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki 1 laboatorium laptop. Fasilitas yang tersedia adalah 40 unit laptop, 40 earphone, 1 LCD dan 1 AC. Laboratorium ini biasanya digunakan oleh jurusan Multimedia.
Gambar Ruang Pengetikan Manual




f)         Unitproduksi (keadaan kondaan fisik)

 belum ada

g)        Bank Mini
Bank mini merupakan salah satu unit produksi yang digunakan untuk mengelola simpan pinjam dari siswa maupun warga sekolah, serta digunakan untuk praktik siswa jurusan akuntansi.
Kondisi ruang Bank Mini pada umumnya bersih, namun kurang rapi dalam penataan berkas-berkas.Didalamnya tertapat 1 almari, beberapa meja dan kursi, 1 kipas angin, 1 set komputer.
Gambar ruang Bank Mini                                  Gambar Berkas Bank Mini
Berikut program kerja bank mini SMK Muhammdiyah 2 Klaten Utara.
Harian
Jangka Pendek
Jangka Panjang
1
Pelayanan kepada nasabah
-          Setoran
-          Ambilan
1
Pengaturan tata ruang operasional
1
Pelayanan kredit kepada:
-          OSIS
-          KSP
-          Siswa, guru
-          Masyarakat
2
Pemprosesan catatan harian
-          kas harian
-          rekening nasabah
-          kas berjalan
2
Pembentukan pengurus
2
Peningkatan usaha menggali sumber dana dan penggunaan dana
3
Penertiban administrasi harian
3
Rapat pengurus
3
Pengadaan sarana dan prasarana bank mini permanen,
-          Gedung
-          Peralatan


4
Pembenahan administrasi ruangan




5
Penggalakkan sumber dana




6
Penerbitan administrasi keuangan


Tabel 1. Program Kerja Bank Mini



Berikut Mekanisme Kerja Unit Produksi SMK Muhammdiyah 2 Klaten Utara.
No
Anggota
Kegiatan
1
Kepala Unit Produksi
1.      Memberi saran dan petunjuk kepada pembina
2.      Mempertanggungjawabkan operasional UP kepada Kaprogdi
2
Pembina
1.      Memberi saran dan petunjuk kepada pengurus UP
2.      Memberi saran dan petunjuk kepada praktikan
3.      Meneliti kebenaran catatan
4.      Mempertanggung jawabkan operasional UP kepada UP
3
Masyarakat
-
4
Bagian Promosi
1.      Menawarkan produk UP kepada masyarakat
5
Bagian Penerima Order
1.      Menerima order pembelian rekening
2.      Penerimaan order penggunaan kredit
3.      Penerimaan order penarikan
6
Bagian Pelaksanaan
1.      Mencatat transaksi ke dalam dokumen transaksi
2.      Menyerahkan dokumen kepada bendahara
7
Bagian Tes Kualitas Mutu
1.      Menyeleksi pengajuan pembukuan rekening
2.      Menyeleksi pengajuan kredit
3.      Menyeleksi pengajuan penarikan
8
Bendahara
1.      Melaksanakan penerimaan uang
2.      Melaksanakan pengeluaran uang
3.      Mencatat kedalam buku kas

h)        Koperasi
Kondisi umum koperasi cukup luas, rapi dan lengkap, terbukti dengan adanya beberapa rak dan etalase yang di gunakan untuk menata barang penjualan. Terdapat juga jasa foto copy. Barang-barang yang di jual di koperasi antara lain adalah makanan, minuman, barang rumah tangga, pulsa, dan barang pribadi. Sistem pembayaran dilakukan dengan mencatat dan menghitung secara manual di kasir.
Gambar ruang koperasi
Koperasi dikelola oleh 4 anggota dan dibantu oleh siswa kelas XI jurusan Pemasaran (PMS). Anggota-anggota tersebut adalah guru-guru SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Koperasi di sekolah tersebut memiliki data inventaris koperasi. Data inventaris tersebut adalah sebagai berikut.

Barang inventaris koperasi
No.
Nama barang
Jumlah
Kepemilikan
1
Lemari Etalase
7
Koperasi siswa
2.
Lemari Barang
1
Koperasi siswa
3.
Lampu
2
Koperasi siswa
4.
Meja
1
Koperasi siswa
5.
Kulkas
4
Perusahaan minuman
6
Wartel
2
Pihak sekolah
7
Mesin Fotocopy
1
Koperasi siswa
Tabel 2. Inventaris Koperasi



i)          UKS (Unit Kesehatan Sekolah)
UKS berada di lorong pintu masuk sisi kanan, samping ruang BK yang disekat dengan triplek. Jadwal jaga UKS dilaksanakan oleh anggota PMR SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara setiap harinya. Kondisi UKS sendiri cukup bersih dan layak untuk digunakan. Akan tetapi UKS selalu dikunci dan kadang siswa bingung siapa yang membawa kunci.
No
Nama Barang
Jumlah
1
Tempat tidur
4
2
Meja
2
3
Kotak P3K
2
4
Susunan pengurus dan jadwal jaga
1
5
Kasur
4
6
Bantal
4
7
Selimut
4
j)       
Tabel Fasilitas UKS


Gambar 1.8 Pengurus PMR
Gambar 1.7 Tempat Tidur UKS

                                                                                          
k)        Perpustakaan
Ukuran ruang perpustakaan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara terlihat sempit dengan luas± 64 m2. Buka jam 07.00 s/d 14.15 WIBsetiap hari Senin s/d Sabtu. Kondisi pengunjung perpustakaan saat hari biasa terlihat sepi. Sistem peminjaman perpustakaan, pertama pengunjung datang mengisi daftar hadir perpustakaan, untuk peminjaman buku wajib membawa kartu perpustakaan (untuk siswa) yang di tunjukkan kepada petugas, kemudian buku tersebut dicatat beserta jangka waktu peminjaman.Apabila telat dalam pengembalian terdapat denda sebesar Rp 100,00/ hari. Jika buku tersebut hilang, peminjam wajib mengganti buku tersebut, apabila buku tersebut tidak ada penggantinya, maka harus membayar uang sebesar harga buku tersebut.
Gambar Ruang Perpustakaan
Petugas perpustakaan diambil 2 orang dari siswa jurusan Administrasi Perkantoran kelas X dan XI secara bergantian setiap hari mengikuti jam KBM yang bertugas melayani pengunjung.
Selain buku pelajaran, siswa juga membaca buku bacaan lainnya seperti majalah, novel, koran dan sebagainya. Terdapat juga makalah-makalah siswa untuk dijadikan referensi bacaan. Pengadaan buku berasal dari yayasan dengan cara mengajukan proposal untuk penambahan buku yang disertai dengan penambahan perabot seperti rak buku. Selain itu buku perpustakaan yang sudah lama tetap disimpan kegudang buku.
l)        Aula
Aula SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara juga merupakan ruang serba guna. Aula biasanya digunakan untuk menggelar rapat seperti rapat guru dan pertemuan wali murid. 
Gambar 1. 13 Ruang Aula
 


i)          Tempat Parkir
1.      Parkir Guru
Kondisi tempat parkir guru yang berada di timur masjid SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara cukup rapi. Namun, pada Hari Jum’at sebagian tempat parkir guru dimanfaatkan untuk melaksanakan sholat Jumat, sehingga kendaraan guru dan karyawan di pindah ke timur lapangan voli.
Gambar Tempat Parkir Guru


2.      Parkir Siswa
Terdapat dua tempat parkir untuk siswa, yaitu parkir utara untuk kelas X dan parkir selatan untuk kelas XI dan XII. Parkir selatan siswa cukup rapi dan disediakan tempat untuk penjaga parkir sedangkan parkir utara kurang rapi karena tempat parkir yang kurang memadai.
Gambar  Tempat Parkir Siswa
 Bagian Selatan

Gambar  Tempat Parkir Siswa
 Bagian Utara

                                          

m)      Kantor OSIS (IPM)
Kantor OSIS (IPM) SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara berada di sebelah timur Aula (belakang Aula).Kondisi ruangan OSIS kurang terawat dikarenakan ruangan hanya digunakan jika ada event sekolah. Jika di aula acara ruangan ini bersifat tidak tetap karena sewaktu-waktu digunakan sebagai ruang konsumsi. Anggota IPM berjumlah 48 siswa. Berikut struktur keanggotaan IPM (terlampir).






Gambar Ruang OSIS
Gambar Rak Buku OSIS

 


n)        Masjid dan Tempat Wudhu
Masjid SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara berada di bagian paling barat, (utara lapangan). Di tempat wudhu terdapat 3 toilet, namun yang berfungsi hanya 2 toilet. Pada bagian tempat wudhu tidak terdapat sekat antara tempat wudhu putra dan putri hanya terdapat batas tembok yang menonjol sedikit dan keterangan tulisan yaitu putra di sebelah kanan terdapat 2 kran dan putri di sebelah kiri terdapat 4 kran (yang berfungsi 3 kran, 1 tidak berfungsi).
Di masjid tersebut terdapat inventaris barang yang terdiri dari :
Inventaris Barang di Masjid
No
Nama Barang
Jumlah
1.
Kipas Angin
6
2.
Mimbar
1
3.
Mukena
11
4.
Al-Qur’an
2
5.
Karpet Sajadah
10
6.
Cermin
1
7.
Meja
13
8.
Lampu
5
9.
Tikar
20
10.
Lemari
1
a)     
Tabel 2. Inventaris Barang di Masjid



          
Gambar Tempat Wudhu
Gambar Masjid Sekolah
                                               

o)      Toilet
Letak toilet berada di sebelah timur aula SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Terdapat 21 toilet siswa, namun tidak terdapat pembedaan toilet pria dan wanita. Secara umum toilet tersebut dapat dikatakan cukup bersih dan sistem pengairannya lancar.
Gambar toilet


p)      Kantin
Letak kantin SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara di sebelah utara Lapangan Futsal. Hanya terdapat 1 kantin di SMK ini. Kondisi kantin tersebut kurang terawat dan kurang bersih. Makanan yang di jual di kantin ini cukup minim hanya terdapat soto, minuman, dan makanan riang.

Gambar Kantin


4)        Pelaksana administrasi
Pelaksana administrasi terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta beberapa anggota.
5)        Pembagian tugas guru dalam KBM
Pembagian tugas guru dalam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) disesuaikan dengan bidang yang diajarkan.
6)        Pembagian tugas sampiran
Dalam UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, terdapat hal yang mengatur tentang tugas sampiranguru di samping tugas mengajar guru. Tugas sampiran tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok. Pembagian-pembagian tersebut adalah sebagai berikut:
a)         Wali kelas (nama terlampir)
b)        Guru piket (nama terlampir)
c)         Pembina OSIS
d)        Pengembangan diri (Konseling dan Ekstrakulikuler
3.      Jumlah Murid Setiap Kelas (Data Lengkap Terlampir)
No
Kompetensi Keahlian
Kelas 1
Kelas II
Kelas III
Jumlah
Jml Ruang
Jml Siswa
Jml Ruang
Jml Siswa
Jml Ruang
Jml Siswa
1
Rekayasa Perangkat Lunak
1
24
1
23
-
-
47
2
Multimedia
3
75
3
67
3
84
226
3
Akuntansi
3
78
3
62
3
73
213
4
Adm. Perkantoran
2
68
2
56
2
57
181
5
Pemasaran
1
26
1
20
2
38
84

Jumlah
10
271
10
228
10
252
751

4.      Alat-Alat Pelajaran Yang Telah Tersedia
a.       Fasilitas sekolah
1)      Ruang Kelas                                       : 30
2)      Ruang Praktik                                    : 5
3)      Ruang Praktik Bank Mini                  : 1
4)      Ruang Praktik Toko                           : 1
5)      Ruang Praktik Bahasa                        : 1
6)      Ruang Praktik Adm. Perkantoran      : 1
Didalam ruang kelas terdapat berbagai fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah, antara lain:
-          Papan tulis hitam ( blackboard )
-          Papan tulis putih ( whiteboard )
-          LCD
-          Lampu penerang
-          Kipas angin
-          Spidol

B.     Kondisi Non Fisik Sekolah
1.      Visi, Misi dan Tujuan Sekolah
Sekolah ini didirikan/ dibuka pada tanggal 1 Januari 1979, dengan SK pendirian SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah salah satu sekolah menengah kejuruan dari Yayasan dengan nomor:03/M.I/SMEA/1979 dan mendapat NDS/ NNS : 4303380009/3440311007011, dengan alamat Jl. Mayor Kusmanto, Gergunung, Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah. Dimana sekolah inimengembangkan program studi keahlian: Teknik Informasi (Multimedia), Bisnis dan Manajemen (Administrasi Perkantoran dan Keuangan/ Akuntansi), Tata Niaga (Pemasaran), dan Rekayasa Perangkat Lunak yang dibuka pada tahun ajaran 2015/2016.
a.       Visi
Unggul dalam prestasi, luhur dalam budi pekerti, kompeten dan mandiri melalui pengembangan IPTEK dan IMTAQ.
b.      Misi
Mencetak insan yang cerdas, kompetentif dan kompetitif di bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi serta Bisnis Menejemen yang dilandasi oleh Iman dan Taqwa dengan indikator keunggulan di bidang:
1.      Keagamaan (religion);
2.      Teknologi informasi dan komunikasi (ICT);
3.      Kewirausahaan (entrepreneurship);
4.      Kedisiplinan (discipline);
5.      Olahraga dan seni (sprot & art);
6.      Bahasa asing (foreign anguage);
7.      Lingkungan hidup (environment);
8.      Keterserapan tamatan berkelas nasional dan internasional;
9.      Pelayanan prima (excellent service).
c.       Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan
Tujuan pendidikan menengah kejuruanadalah untuk menghasilkan lulusan/tenaga kerja yang memiliki kompentensi sikap, pengetahuaan dan keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.
Tujuan SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah sebagai berikut:
1.      Mempersiapkan peserta didik yang memiliki karakter islam dan berakhlak mulia.
2.      Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia yang produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di DU/DI sebagai tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian pilihannya.
3.      Membekali peserta didik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih dalam berkompetensi, beradaptasi dilingkungan kerja dan mengembangkan sikap professional dalam bidang keahlian yang diminatinya.
4.      Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni agar mampu mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

d.      Komunikasi Formal dan Informasi
Komunikasi antar sesama guru lebih sering terjalin secara informal yaitu dengan bertukar cerita antar satu guru dengan guru yang lain mengenai kondisi personal siswa saat kegiatan belajar mengajar. Komunikasi ini biasa dilakukan di ruang  guruketika guru tersebut tidak ada jam mengajar.
Sedangkan komunikasi antara siswa dengan guru terjalin secara formal jika di dalam kelas, namun jika sudah di luar jam pelajaran siswa dapat mengobrol secara leluasa dengan guru namun tetap mempertahankan kesopanan.

e.       Inovasi di sekolah
Inovasi di sekolah bergantung pada kinerja guru serta karyawan di sekolah tersebut. Guru dan karyawan dituntut untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal ini dikarenakan dengan adanya kinerja yang baik dari guru dan karyawan , visi, misi, dan tujuan sekolah akan terwujud.
Hasil  inovasi di sekolah ini berbentuk kegiatan ekstrakulikuler sebagai sarana siswa untuk menuangkan bakat yang dimiliki.  Berbagai macam kegiatan ekstrakulikuler yang di selenggarakan meliputi bidang olahraga ( futsal, bulu tangkis, basket, voly, takraw dan tapak suci), bidang seni (musik/band, paduan suara, madingdan tari), bidang keagamaan (BTA), bidang sosial (Hizbhul Wathan, PMR, mitigasi bencana, dan penyiaran), dan bidang kejuruan (desain grafis, web desain, broadcast video, animasi 2D,3D, dan aplikasi.
Inovasi di bidang budaya adalah ketika para siswa masuk gerbang sekolah dengan kendaraan bermotor di wajibkan untuk mematikan mesin motor sampai tempat parkir, ketika bertemu dengan guru mengucap salam dan berjabat tangan, sebelum memulai pelajaran selalu membaca do’a dan beberapa ayat suci Al-Qur’an, saat KBM berlangsung Handphone di matikan dan letakkan di meja.
f.       Strategi Pengembangan Sekolah
Strategi pengembangan sekolah adalah salah satu upaya untuk mencapai visi, misi, dan tujuan sekolah pada umumnya, dan masing-masing program studi (jurusan) pada khususnya. Strategi pengembangan sekolah ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.
1.      Urusan Administrasi
Kelengkapan administrasi sangat berpengaruh untuk perkembangan sekolah khususnya SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Urusan administrasi dikelola oleh Tata Usaha.
a)      Memperkuat kurikulum
Kurikulum adalah salah satu perangkat yang sangat penting untuk pengembangan sekolah. Dengan adanya kurikulum yang baik, maka sekolah tersebut memiliki landasan dalam menjalankan kegiatan pembelajarannya.Untuk kriteria penilaiannya setiap mata pelajaran harus memenuhi Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) yang telah ditetapkan oleh sekolah yaitu 5,5, sedangkan untuk KKMnya 7,5.

Strategi pengembangan
Strategi yang dilakukan untuk mengembangkan sekolah dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:
a.       Pengembangan intelektualitas
Pengembangan ini dilakukan dengan tambahan jam pelajaran untuk kelas XII. Hal tersebut untuk mencapai target 90% kelulusan sekolah.
b.      Pengembangan spiritual
Pengembangan ini dilakukan dengan melaksanakan shalat dzuhur berjamaah,  dan shalat dhuha serta membaca Al-Quran bersama-sama setiap pagi sebelum proses belajar mengajar yang dipimpin  oleh salah seorang guru. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan iman dan taqwa para siswa.
c.       Pengembangan life skill
Pengembangan ini dilakukan dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setelah proses belajar mengajar. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan soft skill para siswa. Beberapa diantaranya yaitu ; Hizbul Wathan, Tapak Suci, BTA, Sepak Takrouw, Tari, Paduan Suara, Voli, PMR, Web Design, Broadcast Video, dll.

2.      Bagaimana Kinerja diukur
Semua guru dan karyawan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dalam menciptakan inovasi dan mengembangkan sekolah sebagai upaya mencapai visi dan misi yang telah dicanangkan. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tersebut, maka kinerja mereka dinilai dan dievaluasi oleh kepala sekolah kemudian dilaporkan pada yayasan pusat Muhammadiyah. Penilaian ini dilakukan minimal satu kali dalam satu bulan.
3.      Sistem Evalusi
Sistem penilaian guru dilakukan oleh Kepala Sekolahdengan pengamatan langsung didalam kelas saat guru melakukan kegiatan belajar mengajar maupun disaat guru tidak sedang mengajar didalam kelas seminggu sekali dan dilaporkan saat rapat bulanan diruang guru,untuk penilaian terdapat 8 kriteria sebagai berikut:
a.       Kesetiaan
b.      Prestasi Kerja
c.       Tanggung Jawab
d.      Ketaatan
e.       Kejujuran
f.       Kerjasama
g.      Prakarsa
h.      Kepemimpinan
4.      Bagaimana Komitmen dipegang
Setiap sekolah atau instansi pendidikan selalu memiliki visi dan misi yang ingin dicapai. Visi dan misi tersebut juga menentukan kualitas mutu pendidikan di dalam setiap satuan pendidikan. Dalam mewujudkan visi dan misi tersebut seluruh keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memegang komitmen yang besar.
Kualitas input kemampuan peserta didik di sekolah ini tergolong rata-rata. Karena minat peserta didik untuk masuk ke sekolah swasta minim dibandingkan sekolah negeri. Oleh karena itu rata-rata peserta didik yang ada di sekolah ini kurang. Namun bagi Ibu Hj. Wafir selaku Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa yang terpenting bukanlah input melainkan proses, para guru di sekolah berusaha keras untuk mendidik siswa-siswi di sini dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan mutu pendidikan serta kemampuan keahlian siswa sesuai bidang kejuruannnya, sebagai upaya mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan.
5.      Sistem reward dan punisment dilakukan
TATA TERTIB SEKOLAH
Tugas dan Kewajiban Siswa
1)      Wajib menjadi anggota OSIS dan IPM dan patuh pada ketentuan yang berlaku.
2)      Datang disekolah 10 menit sebelum upacara/pelajaran/senam pagi dimulai.
3)      Mengikuti upacara bendera dengan tertib dan hikmat.
4)      Pada waktu pembukaan dan akhir pelajaran siswa melaksanakan doa bersama.
5)      Wajib lapor guru piket/BP/petugas apabila siswa datang terlambat.
6)      Wajib menjaga ketenangan dan ketertiban dikelas pada jam-jam pelajaran.
7)      Ijin tidak masuk sekolah harus diketahui orang tua/wali murid.
8)      Ijin meninggalkan sekolah (ta’ziah, keperluan lain) harus ada bukti tertulis misalnya berita (layu-layu) yang diketahui orang tua/wali murid/yang bertanggung jawab.
9)      Jika ada jam pelajaran kosong, ketua kelas/pengurus kelas harus lapor pada guru piket.
10)  Meninggalkan kelas sebelum jam pelajaran usai, harus minta ijin pada guru piket/BP/petugas.
11)  Apabila pada waktu pelajaran sakit dan harus ke UKS harus ijin ke guru piket/guru pengampu dan lapor pada petugas UKS.
12)  Siswa yang sakit lebih dari 3 hari, harus ada surat keterangan dari dokter.
13)  Mengikuti pelajaran ektra kurikuler wajib dan pilihan yang ditentukan oleh sekolah siswa pilihan masing-masing.
14)  Menjalin hubungan yang baik, akrab dan hormat, baik pada guru/karyawan sekolah dan antar siswa.
15)  Menempatkan sepeda/sepeda motor ditempat yang sudah ditentukan dan dikunci.
16)  Berpakain seragam yang telah ditentukan (OSIS, IPM, dan HW) lengkap sepatu hitam, kaos kaki putih dan sabuk hitam (laki-laki), sergam tidak boleh ketat, pendek, dan panjang baju sampai lutut.
17)  Menjaga nama baik pribadi, sekolah dan lembaga baik didalam maupun diluar sekolah.
18)  Membayar uang SPP paling lambat tanggal 10 setiap bulan.
19)  Menjaga dan memelihara peralatan praktek dan sarana sekolah dengan penuh tanggung jawab.
20)  Melaksanakan 6-K disekolah.
21)  Menunjukkan buku disiplin (buku skors) apabila diperlukan.
22)  Wajib mentaati semua aturan – aturan yang tercantum dalam buku disiplin dan tata tertib sekolah.
Larangan – Larangan
1)      Tidak dibenarkan bersolek berlebihan, memakai perhiasan berharga dan siswa putra berambut gondrong, potongan yang tidak wajar, dicat selain warna hitam.
2)      Tidak dibenarkan/menemui tamu dari luar tanpa ijin guru piket/petugas.
3)      Tidak dipekenankan membawa dan menghisap rokok didalam dan diluar ligkungan sekolah.
4)      Tidak dibenarkan membawa barang–barang terlarang, antara lain : senjata tajam, ganja, narkotika, minuman keras, buku/majalah/ gambar porno/ yang dilarang dan alat-alat lain yang sejenisnya.
5)      Tidak dibenarkan bertengkar/berkelahi.
6)      Tidak dibenarkan membawa dan makan minum didalam kelas.
7)      Tidak dibenarkan mabuk- mabuk didalam maupun diluar diluar lingkungan sekolah.
8)      Tidak dibenarkan coret-coret dalam bentuk apapun dilingkungan sekolah.
9)      Tidak dibenarkan melakukan kegiatan atas nama sekolah baik individu/kelompok tanpa ijin Kepala Sekolah.
10)  Tidak dibenarkan mengaktifkan HP selama mengikuti Tata tertib.
11)  HP/Uang/Helm/Barang berharga yang hilang ditanggung pemiliknya sendiri.
12)  Tidak dibenarkan memakai perhiasan yang berharga misalnya emas dll.
Sanksi – Sanksi
Tidak meaksanakan tata tertib sekolah akan dikenakan :
1)      Peringatan lisan/langsung kepada siswa.
2)      Peringatan secara tertulis kepada siswa dengan tembusan kepada orang tua/wali murid.
3)      Diskors untuk jangka waktu tertentu.
4)      Dikeluarkan dari sekolah.
a.       Sistem Punishment(hukuman)
Sistem punishment yang dilakukan di sekolah ini adalah menggunakan kredit skor dengan skor maksimal 100 point. Peraturan ini tertulis dalam buku disiplin siswa. Isi dari buku disiplin siswa adalah sebagai berikut:

BOBOT SANKSI PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA SMK MUH 2 KLATEN PERILAKU DALAM KURUN WAKTU SELAMA MENJADI SISWA
NO.
Jenis Pelanggaran
Skor Pelanggaran
A
Aspek Kelakuan
1
A
Menikah/berzina/hamil/menghamili
100
B
Menganiaya guru/karyawan dan sesama siswa
C
Pencurian dengan pemberatan
D
Minum-minuman beralkohol dan atau menyalahgunakan narkoba dan sejenisnya(termasuk membawa, menyimpan dan memperjualbelikan)
2
A
Berkelahi dengan melibatkan orang luar/bukan siswa
75

B
Bertindak asusila
3
A
Berkelahi atau tawuran baik intern maupun antar kelas
50
B
Pornografi (termasuk membawa, menyimpan, mempertunjukkan)
C
Berjudi
4
A
Pelecehan, menentang, mengumpat, berkata kotor terhadap guru/karyawan dan atau sesama siswa
25
B
Merusak sarana dan prasarana sekolah
C
Melakukan penipuan (tidak jujur)
D
Melakukan pencurian
5
A
Merokok di dalam maupun di luar lingkungan sekolah selama masih menggunakan seragam/identitas sekolah
10


B
Bertato/bertindik
C
Melompat pagar sekolah/jendela
6
A
Memalsu tanda tangan dan surat-surat yang datang dari sekolah/maupun luar sekolah
5
B
Tidak mengindahkan perintah guru/sekolah
C
Duduk-duduk di tempat parkir kendaraan atau sepeda
7
A
Di kembalikan kepada orang tua atau wali murid/dikeluarkan dari sekolah
100
B

Aspek Kerajinan

1
A
Tidak masuk sekolah selama 6 hari berturutan tanpa keterangan
25
2
A
Tidak mengikuti upacara yang diwajibkan
10
B
Tidak melaksanakan tugas sekolah
3
A
Meninggalkan pelajaran tanpa ijin (bolos)
5


B
Mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah
C
Tidur sewaktu kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas
4
A
Tidak masuk tanpa keterangan
3
B
Tidak mengikuti kegiatan ekstra / tutor / jum’atan / pengajian / yang diwajibkan tanpa ijin pembina sekolah
5
A
Tidak mengikuti pengajian ahad pagi
2
B
Tidak mengikuti sholat yang ditentukan sekolah (misalnya dhuhur)
C
Handphone aktif (mengganggu KBM)
2
D
Tidak dapat menunjukan buku disiplin (buku skor)

b.      Sistem reward yang di selenggarakan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara
Terdapat reward untuk guru. Reward tersebut berupa pemilihan guru terbaik dan berprestasi.
Setiap siswa mewakili sekolah dalam perlombaan dan menang selain mendapatkan uang saku dari pihak penyelenggara juga mendapatkan beasiswa dari sekolah berupa keringanan biaya SPP serta untuk siswa yang mendapatkan peringkat paralel I,II, dan III juga mendapatkan keringanan biaya SPP.
6.      Keadaan lingkungan belajar murid
Lingkungan sekolah berada di lingkungan perkampungan warga jauh dari keramaian sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu dan dapat terlaksana secara efektif. Di halaman depan sekolah digunakan untuk upacara bendera setiap hari senin. Tata letak bangunan ruang kelas efektif, karena dikelompokkan sendiri-sendiri berdasarkan kelas dan jurusan.
Lingkungan didalam sekolah terjaga kebersihannya dengan partisipasi dari warga sekolah yang saling bekerja sama serta terdapat banyaknya tempat sampah yang tersedia dengan pengelompokkan jenis sampah, seperti contoh tempat sampah untuk organik, anorganik, dan plastik/kaca.


7.      Latar belakang para siswa pada umumnya
Latar belakang siswa di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki latar belakang yang beragam. Mulai dari usia peserta didik, pekerjaan orang tua, agama, serta transportasi.
Sebagian besar dari keluarga menengah ke bawah. Di samping itu terdapat juga siswa yang berasal dari panti asuhan yang masih berada di bawah naungan yayasan Muhammadiyah.
1)      Usia Peserta didik
Usia peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara mulai dari usia 15-18 tahun.
2)      Transportasi
Transportasi yang digunakan siswa SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah dengan jalan kaki, sepeda motor, sepeda dan angkutan umum.
3)      Pekerjaan orang tua
Pekerjaan dari orang tua siswa sebagian besar sebagai wiraswasta atau pekerja lepas.
4)      Agama
Keyakinan yang dianut oleh siswa SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah Islam.

8.      Pelaksaan administrasi
Terdapat pembagian tugas dalam pelaksanaan administrasi.  Hal itu tercermin pada pembagian tugas tata usaha dan pembagian tugas guru dalam kegiatan bimbingan konseling.
1)      Pembagian tugas tata usaha
Pembagian tugas Tata usaha dibagi menjadi 4 jabatan, yaitu Kepala TU, sekretaris, bendahara, dan anggota.
2)      Pembagian tugas guru dalam kegiatan Bimbingan Konseling
Pembagian tugas guru dalam kegiatan Bimbingan Konseling (BK) adalah suatu tugas yang dilakukan guru BK untuk memberikan bimbingan di setiap kelas. Pemberian bimbingan dilakukan secara fleksibel, artinya guru BK dapat mengisi kekosongan kelas ketika tidak ada jam pelajaran.
9.      Komite Sekolah
Di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara telah tidak dibentuk sebuah komite sekolah karena sekolah swasta yang bernaungkan muhammadiyah sudah ada komite tersendiri yang di bentuk oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah. Ketua Komite majelis berperan dalam menentukan kebijakan dan program sekolah kemudian kebijakan tersebut di informasikan kepada seluruh sekolah Muhammadiyah. Jadi, pihak sekolah hanya menerima hasil keputusan saja dan menginformasikannya kepada wali kelas.
10.  Kerjasama komite antar sekolah
Di sekolah Muhammadiyah koordinasi langsung turun dari majelis Dinas Pendidikan Sekolah Menengah, sehingga tidak perlu ada kerjasama antar sekolah.
11.  Pertemuan wali murid
Di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara diadakan pertemuan wali murid salah satu pertemuan wali murid tersebut adalah pembagian hasil belajar siswa setiap semester. Pertemuan ini selain membagikan hasil belajar siswa juga untuk mempertanggungjawabkan dan mensosialisasikan berbagai dana dan biaya pendidikan yang diselenggarakan sekolah. Pertemuan wali murid yang lain dilaksanakan apabila di perlukan pendapat dari wali murid setiap kegiatan yang akan di laksanakan.


BAB II
KEADAAN DAN AKTIVITAS KELAS

A.    LAPORAN OBSERVASI KELAS
Dalam laporan observasi kelas, sampel yang diambil dari SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah kelas X Ak 1, X Ak 2, dan X Ak 3.
1.         Tempat Duduk Anak di Kelas
a.       Kelas X Ak 1
Di dalam kelas X Ak 1 terdapat 25 siswi dan 1 siswa dengan wali kelas Drs. Suhirman.
Kondisi peralatan yang ada di dalam kelas X Ak 1 termasuk dalam fasilitas yang layak dan lengkap untuk dipakai di jenjang SMK. Kondisi meja kursi murid bersih dari coretan dan susunannya rapi. Setiap1 meja, dipakai untuk 2 anak (1 kursi). Dalam kelas tersebut terdapat 19 meja, 15 kursi panjang siswa, serta 1 kursi guru, namun terdapat 3 meja yang tidak terpakai.















DENAH TEMPAT DUDUK KELAS X AK 1








 
























b.      Kelas X Ak 2
Di dalam kelas X Ak 2 ini terdapat 25 siswi dengan wali kelas Ibu Eny Sumarni, SE.
Kondisi peralatan yang ada di dalam kelas X Ak 2 termasuk dalam susunan alat dan barang yang layak untuk di pakai di jenjang SMK meskipun terdapat coretan di atas meja dan kursinya. Kondisi meja dan kursi cukup bagus. Seiap1 meja, dipakai untuk 2 anak (1 kursi).Dalam kelastersebut secara keseluruhanterdapat 19 meja ,16 kursi panjang siswa, serta1 kursi guru, namun terdapat4 meja yang tidak terpakai.
DENAH TEMPAT DUDUK KELAS X AK 2


 





















c.       Kelas X Ak 3
Di dalam kelas X Ak 3 ini terdapat 23 siswi dan 1 siswa dengan wali kelas Ibu Hj. Sri Purwantini, S.Pd.
Kondisi peralatan yang ada di dalam kelas X Ak 3 termasuk dalam fasilitas yang layak dan lengkap untuk dipakai di jenjang SMK. Kondisi meja kursi murid bersih dari coretan dan susunannya rapi. Setiap 1 meja, dipakai untuk 2 anak (2 kursi).Dalam kelas tersebut terdapat 18 meja, 24 kursi siswa, serta 1 kursi guru, namun terdapat 6 meja yang tidak terpakai.

DENAH TEMPAT DUDUK KELAS X AK 3



 
























2.         Kesan Umum Anak di Kelas
a.         Kelas X Ak 1
Saat proses KBM jurusan Akuntansi yang diampu oleh Ibu Eny Sumarni, SE pada hari Kamis, 18 Februari 2016 jam ke 1 sampai 4, siswa terlihat pasifdan tidak antusias dalam menerima mata pelajaran tersebut. Buku pendamping Job Sheet Praktik Akuntansi yang dimiliki oleh setiap siswa masih banyak yang belum terisi, sehingga guru sering kali memberikan nasihat, motivasi kepada siswa agar lebih antusias dalam menerima maupun mengerjakan materi yang telah diberikan. Siswa yang belum paham tidak berani bertanya langsung kepada guru melainkan hanya diam. Ketika KBM berlangsung siwa menjadi pendengar yang baik namun saat guru mata pelajaran meninggalkan kelas, suasana kelas menjadi gaduh/ tidak kondusif.
b.        Kelas X Ak 2
Saat proses KBM jurusan Akuntansi yang diampu oleh Ibu Eny Sumarni, SEpada hari Rabu, 10 Februari 2016 jam ke 1 sampai 4, siswa terlihat antusias dalam mengikuti mata pelajaran tersebut dilengkapi dengan buku pendamping Job Sheet Praktik Akuntansi yang dimiliki oleh setiap siswa. Guru mata pelajaran sesekali memancing siswa dengan memberikan pertanyaan mengenai lajur saldo dalam Buku Besar agar siswa tetap fokus mengikuti penjelasan dari guru. Siswa yang kurang atau belum memahami langsung bertanya kepada guru tersebut. Akan tetapi siswa sering menjadi pendengar yang kurang baik saat menerima penjelasan dari guru, siswa berkeliaran (berpindah-pindah) dari tempat duduknya ke tempat duduk temannya dan disaat guru menyuruh siswa untuk mengerjakan soal, siswa lebih banyak berdiskusi dengan teman didekat tempat duduknya dengan suara yang cukup keras sehingga suasana kelas menjadi tidak kondusif.

c.       Kelas X Ak 3
Saat proses KBM jurusan Akuntansi yang diampu oleh Ibu Eny Sumarni, SE pada hari Kamis, 18 Februari 2016 jam ke 6 sampai 9 , siswa terlihat antusias dalam mengikuti mata pelajaran tersebut dilengkapi dengan buku pendamping Job Sheet Praktik Akuntansi yang dimiliki oleh setiap siswa. Siswa yang kurang atau belum memahami langsung bertanya kepada guru tersebut.Disaat guru menyuruh siswa untuk mengerjakan soal, siswa lebih banyak berdiskusi dengan teman didekat tempat duduknya dengan suara yang cukup keras sehingga suasana kelas menjadi tidak kondusif.
3.         Hubungan Antar Siswa
a.         Kelas X AK 1
Dikelas X AK 1 hubungan antar siswa terjalin kurang baik, di karenakan terdapat beberapa konflik antar teman. Rasa sosial antar teman kurang erat, terbukti jika diberi tugas oleh guru para siswa hanya mengerjakan dengan teman sebangku saja. Terdapat kelompok kecil dalam bergaul.
b.      Kelas X AK 2
Dikelas X AK 2hubungan antar siswa terjalin cukup baik. Akan tetapi terkadang para siswakurang menjaga tingkah lakunya saat KBM berlangsung, terbukti dengan adanya beberapa siswi yang ramai sendiri sedangkan yang lain mengerjakan tugas, sehingga mengganggu konsentrasi belajar. Namun dalam hubungan sosial sehari-hari terjalin baik, misalnya saling mengingatkan sholat, tugas-tugas, ulangan yang ada, dan lain-lain.
c.       Kelas X AK 3
Dikelas X AK 3 hubungan antar siswa terjalin cukup baik. Dalam hubungan sosial sehari-hari terjalin baik, misalnya saling mengingatkan sholat, tugas-tugas, ulangan yang ada, serta memiliki rasa kekeluargaan. 

4.         Peralatan Kelas
a.         Kelas X Ak 1
Berikut adalah peralatan yang tersedia dikelas X Ak 1.
Nama Alat
Kondisi
Jumlah
Layak
Tidak Layak
Cermin
-
1
MejaSiswa
-
15
Kursi Siswa
-
15
Meja guru
-
1
Kursi Guru
-
1
Foto presiden dan Wakil Presiden
-
1
Pancasila
-
1
Jam
-
1
Papan tulis
-
2
Papan Informasi
-
1
Papan tata tertib
-
1
LCD, Proyektor
-
1
Daftar regu piket
-
1
Tempat spidol
-
1
Spidol
-
3
Kotak Kapur
-
1
Simbol Muhammdiyah
-
1
Penghapus
-
2
Kipas Angin
-
1
Sapu Lantai
-
4
Lembar cara penggunaan LCD Proyektor
-
2
Struktur Kelas
-
2
Lembar waktu tanda pelajaran
-
1
Text Box: Tabel 5. Peralatan Kelas X Ak 1

b.        Kelas X Ak 2
Berikut ini adalah peralatan kelas di kelas X Ak 2:
Nama Alat
Kondisi
Jumlah
Layak
Tidak Layak
Cermin
-
1
MejaSiswa
-
14
Kursi Siswa
-
14
Meja guru
-
1
Kursi Guru
-
1
Foto presiden dan Wakil Presiden
-
1
Pancasila
-
1
Jam
-
1
Papan tulis
-
2
Papan Informasi
-
1
Papan tata tertib
-
1
LCD, Proyektor
-
1
Daftar regu piket
-
1
Tempat spidol
-
1
Spidol
-
4
Kotak Kapur
-
1
Kemoceng
-
1
Penghapus
-
2
Kipas Angin
-
1
Sapu Lantai
-
2
Gantungan Sapu
-
1
Tempat sampah
-
1
Text Box: Tabel 5. Peralatan Kelas X Ak 2

c.         Kelas XAk 3
Berikut ini adalah peralatan kelas di kelas X Ak 3:
Nama Alat
Kondisi
Jumlah
Layak
Tidak Layak
MejaSiswa
-
12
Kursi Siswa
-
24
Meja guru
-
1
Kursi Guru
-
1
Al Quran
-
9
Jam
-
1
Papan tulis
-
2
Papan Informasi
-
2
Foto presiden dan Wakil Presiden
-
1
Pancasila
-
1
Struktur kelas
-
2
LCD Proyektor
-
1
Kipas angin
-
1
Tempat spidol
-
1
Penghapus
-
2
Spidol
-
6
Sapu Lantai
-
2
Gantungan Sapu
-
1


Text Box: Tabel 6. Peralatan Kelas X Ak 3
 


 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar