LAPORAN
PROGRAM MAGANG 1
DI SMK MUHAMMADIYAH 2
KLATEN UTARA
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Disusun
untuk melengkapi tugas-tugas dan memenuhi syarat-syarat guna menempuh ujian
Program Magang 1 di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara
Oleh :
Choriah Hanayati (A210140137)
Agustina Widy Astuti (A210140138)
Ro’i Satin Jannah (A210140139)
Unun Naimah (A210140141)
Reni Hapsari (A210140142)
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN AKUNTANSI
FAKULTAS KEGURUAN DAN
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAHSURAKARTA
2016
BAB
I
KEADAAN
SEKOLAH PADA UMUMNYA
A. Keadaan
Fisik Sekolah
1. Denah
Gedung Sekolah Dan Susunan Ruang-Ruang
SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara terletak di Jalan Mayor Kusmanto, Setran,
Gergunung, Klaten Utara, Klaten. SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki luas
tanah ±11.750
m2, luas bangunan ±3.619 m2 dan SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara terletak di Jalan Mayor Kusmanto, Setran, Gergunung, Klaten Utara,
Klaten.
Sekolah ini memiliki 30
ruang kelas,
1 perpustakaan, 1 ruang OSIS, 1 mini market,
1 ruang BK, 1 ruang Waka, 1 ruang UKS, 1 ruang Kepala Sekolah, 1 ruang tamu, 1
ruang Tata Usaha,1 ruang guru, 1 ruang pengajaran, 1 masjid, 1 mushola, 2
laboratorium akuntansi, 1 laboratorium komputer umum, 3 laboratorium multimedia,
1 aula 1 Bank Mini, 1 studio
produksi, 1 lapangan futsal, 1 lapangan basket, lapangan olahraga, 2 tempat
parkir siswa,1 tempat parker
guru,1 kantin, dan 21 toilet siswa, serta beberapa toilet guru.
2. Struktur
Organisasi Sekolah, Susunan Personalia Kepala Sekolah, dan Guru-Guru Pelaksana
Administrasi
a.
Struktur
organisasi sekolah (bagan terlampir)
1)
Kepala
sekolah
2)
Staf
pembantu kepala sekolah
3)
Bendahara
4)
Guru
dan karyawan sekolah
b.
Susunan
personalia kepala sekolah
1)
Staf
pembantu kepala sekolah
Staf pembantu kepala sekolah terdiri dari wakil
kepala sekolah bidang humas/ DUDI, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan
staf pembantunya,wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan staf pembantunya ,
wakil kepala sekolah bidang sarana prasarana dan staf pembantunya, dan wakil
kepala sekolah bidang c. proposal beserta staf pembantunya.
2)
Bendahara
Bendahara terdiri daribendahara rutin/ gaji, BOS,
urusan tabungan siswa, dan SPP.
3)
Administrasi
dan fasilitas sekolah
Administrasi
dan fasilitas sekolah terdiri dari.
a)
Laboratorium
Komputer
SMK Muhammdiayah 2 Klaten Utara mempunyai 1
laboratarium Komputer dengan jumlah keseluruhan sebanyak 19 buah. Tidak semua
komputer dapat dioperasikan, sehingga komputer yang terbatas maka siswa harus
bergantian dalam menggunakannya. Laboratarium biasanya digunakan oleh siswa
yang berjurusan multimedia.
Gambar Laboratorium Komputer
|
b)
Laboratorium
Akuntansi
SMK Muhammadiyah 2
Klaten Utara memiliki 1 laboratorium akuntansi. Laboratarium terdapat 20 laptop
disetiap meja dan 1 set PC untuk guru. Laboratorium ini digunakan untuk
melaksanakan praktek komputer akuntansi dari kelas X sampai kelas XII jurusan
akuntansi.
Gambar Laboratorium Akuntansi
|
c)
Laboratorium Bahasa
SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara
memiliki 1 Lab. Bahasa. Laboratorium digunakan oleh jurusan Administrasi
Perkantoran. Fasilitas laboratorium ini cukup mendukung dalam proses KBM.
Gambar Laboratorium Bahasa
|
d)
Ruang Pengetikan
Manual
Salah
satu sarana pembelajaran yang dimiliki SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara yaitu
alat pengetikan manual. Ruang pengrtikan digunakan oleh jurusan Administrasi
Perkantoran dalam menunjang proses KBM terutama dalam kegiatan Praktik
Mengetik.
Gambar Ruang Pengetikan Manual
|
e)
Laboratorium Laptop
SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki 1 laboatorium laptop. Fasilitas yang
tersedia adalah 40 unit laptop, 40 earphone, 1 LCD dan 1 AC. Laboratorium ini
biasanya digunakan oleh jurusan Multimedia.
Gambar Ruang Pengetikan Manual
|
f)
Unitproduksi (keadaan kondaan fisik)
belum ada
g)
Bank
Mini
Bank mini merupakan salah satu unit produksi yang
digunakan untuk mengelola simpan pinjam dari siswa maupun warga sekolah, serta
digunakan untuk praktik siswa jurusan akuntansi.
Kondisi ruang Bank Mini pada umumnya bersih, namun
kurang rapi dalam penataan berkas-berkas.Didalamnya tertapat 1 almari, beberapa
meja dan kursi, 1 kipas angin, 1 set komputer.
Gambar ruang Bank Mini Gambar Berkas Bank Mini
Berikut program kerja bank mini SMK Muhammdiyah 2
Klaten Utara.
Harian
|
Jangka Pendek
|
Jangka Panjang
|
|||
1
|
Pelayanan kepada nasabah
-
Setoran
-
Ambilan
|
1
|
Pengaturan tata ruang operasional
|
1
|
Pelayanan kredit kepada:
-
OSIS
-
KSP
-
Siswa,
guru
-
Masyarakat
|
2
|
Pemprosesan catatan harian
-
kas
harian
-
rekening
nasabah
-
kas
berjalan
|
2
|
Pembentukan pengurus
|
2
|
Peningkatan usaha menggali sumber dana
dan penggunaan dana
|
3
|
Penertiban administrasi harian
|
3
|
Rapat pengurus
|
3
|
Pengadaan sarana dan prasarana bank
mini permanen,
-
Gedung
-
Peralatan
|
4
|
Pembenahan administrasi ruangan
|
||||
5
|
Penggalakkan sumber dana
|
||||
6
|
Penerbitan administrasi keuangan
|
||||
Tabel 1.
Program Kerja Bank Mini
|
Berikut Mekanisme Kerja Unit Produksi SMK
Muhammdiyah 2 Klaten Utara.
No
|
Anggota
|
Kegiatan
|
1
|
Kepala Unit Produksi
|
1.
Memberi
saran dan petunjuk kepada pembina
2.
Mempertanggungjawabkan
operasional UP kepada Kaprogdi
|
2
|
Pembina
|
1.
Memberi
saran dan petunjuk kepada pengurus UP
2.
Memberi
saran dan petunjuk kepada praktikan
3.
Meneliti
kebenaran catatan
4.
Mempertanggung
jawabkan operasional UP kepada UP
|
3
|
Masyarakat
|
-
|
4
|
Bagian Promosi
|
1.
Menawarkan
produk UP kepada masyarakat
|
5
|
Bagian Penerima Order
|
1.
Menerima
order pembelian rekening
2.
Penerimaan
order penggunaan kredit
3.
Penerimaan
order penarikan
|
6
|
Bagian Pelaksanaan
|
1.
Mencatat
transaksi ke dalam dokumen transaksi
2.
Menyerahkan
dokumen kepada bendahara
|
7
|
Bagian Tes Kualitas Mutu
|
1.
Menyeleksi
pengajuan pembukuan rekening
2.
Menyeleksi
pengajuan kredit
3.
Menyeleksi
pengajuan penarikan
|
8
|
Bendahara
|
1.
Melaksanakan
penerimaan uang
2.
Melaksanakan
pengeluaran uang
3.
Mencatat
kedalam buku kas
|
h)
Koperasi
Kondisi umum koperasi
cukup luas, rapi dan lengkap, terbukti dengan adanya beberapa rak dan etalase yang
di gunakan untuk menata barang penjualan. Terdapat juga jasa foto copy. Barang-barang
yang di jual di koperasi antara lain adalah makanan, minuman, barang rumah
tangga, pulsa, dan barang pribadi. Sistem pembayaran dilakukan dengan mencatat
dan menghitung secara manual di kasir.
Gambar ruang koperasi
Koperasi
dikelola oleh 4 anggota dan dibantu oleh siswa kelas XI jurusan Pemasaran (PMS).
Anggota-anggota tersebut adalah guru-guru SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara.
Koperasi di sekolah tersebut memiliki data inventaris koperasi. Data inventaris
tersebut adalah sebagai berikut.
Barang inventaris
koperasi
|
|||
No.
|
Nama
barang
|
Jumlah
|
Kepemilikan
|
1
|
Lemari
Etalase
|
7
|
Koperasi
siswa
|
2.
|
Lemari
Barang
|
1
|
Koperasi
siswa
|
3.
|
Lampu
|
2
|
Koperasi
siswa
|
4.
|
Meja
|
1
|
Koperasi
siswa
|
5.
|
Kulkas
|
4
|
Perusahaan
minuman
|
6
|
Wartel
|
2
|
Pihak
sekolah
|
7
|
Mesin
Fotocopy
|
1
|
Koperasi
siswa
|
Tabel 2.
Inventaris Koperasi
|
i)
UKS
(Unit Kesehatan Sekolah)
UKS berada di lorong pintu masuk sisi kanan,
samping ruang BK yang disekat dengan triplek. Jadwal jaga UKS dilaksanakan oleh
anggota PMR SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara setiap harinya. Kondisi UKS sendiri
cukup bersih dan layak untuk digunakan. Akan tetapi UKS selalu dikunci dan
kadang siswa bingung siapa yang membawa kunci.
No
|
Nama Barang
|
Jumlah
|
1
|
Tempat tidur
|
4
|
2
|
Meja
|
2
|
3
|
Kotak P3K
|
2
|
4
|
Susunan pengurus
dan jadwal jaga
|
1
|
5
|
Kasur
|
4
|
6
|
Bantal
|
4
|
7
|
Selimut
|
4
|
j)
Tabel Fasilitas UKS
|
Gambar
1.8 Pengurus PMR
|
Gambar
1.7 Tempat Tidur UKS
|
k)
Perpustakaan
Ukuran ruang perpustakaan di SMK Muhammadiyah 2
Klaten Utara terlihat sempit dengan luas± 64 m2. Buka jam 07.00 s/d
14.15 WIBsetiap hari Senin s/d Sabtu. Kondisi pengunjung perpustakaan saat hari
biasa terlihat sepi. Sistem peminjaman perpustakaan, pertama pengunjung datang
mengisi daftar hadir perpustakaan, untuk peminjaman buku wajib membawa kartu perpustakaan
(untuk siswa) yang di tunjukkan kepada petugas, kemudian buku tersebut dicatat
beserta jangka waktu peminjaman.Apabila telat dalam pengembalian terdapat denda
sebesar Rp 100,00/ hari. Jika buku tersebut hilang, peminjam wajib mengganti
buku tersebut, apabila buku tersebut tidak ada penggantinya, maka harus
membayar uang sebesar harga buku tersebut.
Gambar Ruang Perpustakaan
Petugas perpustakaan diambil 2 orang dari siswa
jurusan Administrasi Perkantoran kelas X dan XI secara bergantian setiap hari
mengikuti jam KBM yang bertugas melayani pengunjung.
Selain buku pelajaran, siswa juga membaca buku
bacaan lainnya seperti majalah, novel, koran dan sebagainya. Terdapat juga
makalah-makalah siswa untuk dijadikan referensi bacaan. Pengadaan buku berasal
dari yayasan dengan cara mengajukan proposal untuk penambahan buku yang
disertai dengan penambahan perabot seperti rak buku. Selain itu buku
perpustakaan yang sudah lama tetap disimpan kegudang buku.
l)
Aula
Aula SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara juga
merupakan ruang serba guna. Aula biasanya digunakan untuk menggelar rapat
seperti rapat guru dan pertemuan wali murid.
Gambar
1. 13 Ruang Aula
|
i)
Tempat Parkir
1.
Parkir Guru
Kondisi tempat parkir guru yang berada di
timur masjid SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara cukup rapi. Namun, pada Hari
Jum’at sebagian tempat parkir guru dimanfaatkan untuk melaksanakan sholat
Jumat, sehingga kendaraan guru dan karyawan di pindah ke timur lapangan voli.
Gambar
Tempat Parkir Guru
|
2.
Parkir Siswa
Terdapat dua tempat parkir untuk siswa, yaitu parkir utara untuk kelas X
dan parkir selatan untuk kelas XI dan XII. Parkir selatan siswa cukup rapi dan
disediakan tempat untuk penjaga parkir sedangkan parkir utara kurang rapi karena
tempat parkir yang kurang memadai.
Gambar Tempat Parkir Siswa
Bagian Selatan
|
Gambar Tempat Parkir Siswa
Bagian Utara
|
m)
Kantor OSIS (IPM)
Kantor
OSIS (IPM) SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara berada di sebelah timur Aula
(belakang Aula).Kondisi ruangan
OSIS kurang terawat dikarenakan ruangan hanya digunakan jika ada event sekolah.
Jika di aula acara ruangan ini bersifat tidak tetap karena sewaktu-waktu
digunakan sebagai ruang konsumsi. Anggota IPM berjumlah 48 siswa. Berikut struktur keanggotaan
IPM (terlampir).
Gambar Ruang
OSIS
|
Gambar Rak
Buku OSIS
|
n)
Masjid dan Tempat Wudhu
Masjid SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara berada di
bagian paling barat, (utara lapangan). Di tempat wudhu terdapat 3 toilet, namun
yang berfungsi hanya 2 toilet. Pada bagian tempat wudhu tidak terdapat sekat
antara tempat wudhu putra dan putri hanya terdapat batas tembok yang menonjol
sedikit dan keterangan tulisan yaitu putra di sebelah kanan terdapat 2 kran dan
putri di sebelah kiri terdapat 4 kran (yang berfungsi 3 kran, 1 tidak
berfungsi).
Di masjid tersebut terdapat inventaris barang yang
terdiri dari :
Inventaris
Barang di Masjid
|
||
No
|
Nama
Barang
|
Jumlah
|
1.
|
Kipas Angin
|
6
|
2.
|
Mimbar
|
1
|
3.
|
Mukena
|
11
|
4.
|
Al-Qur’an
|
2
|
5.
|
Karpet Sajadah
|
10
|
6.
|
Cermin
|
1
|
7.
|
Meja
|
13
|
8.
|
Lampu
|
5
|
9.
|
Tikar
|
20
|
10.
|
Lemari
|
1
|
a)
Tabel
2. Inventaris Barang di Masjid
|
Gambar
Tempat Wudhu
|
Gambar
Masjid Sekolah
|
o)
Toilet
Letak toilet berada di sebelah timur aula SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Terdapat 21 toilet siswa, namun tidak terdapat
pembedaan toilet pria dan wanita. Secara umum toilet tersebut dapat dikatakan
cukup bersih dan sistem pengairannya lancar.
Gambar toilet
|
p)
Kantin
Letak kantin SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara di
sebelah utara Lapangan Futsal. Hanya terdapat 1 kantin di SMK ini. Kondisi
kantin tersebut kurang terawat dan kurang bersih. Makanan yang di jual di
kantin ini cukup minim hanya terdapat soto, minuman, dan makanan riang.
Gambar Kantin
|
4)
Pelaksana
administrasi
Pelaksana administrasi terdiri dari ketua,
sekretaris, bendahara, serta beberapa anggota.
5)
Pembagian
tugas guru dalam KBM
Pembagian tugas guru dalam KBM (Kegiatan Belajar
Mengajar) disesuaikan dengan bidang yang diajarkan.
6)
Pembagian
tugas sampiran
Dalam UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional, terdapat hal yang mengatur tentang tugas sampiranguru di samping
tugas mengajar guru. Tugas sampiran tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok.
Pembagian-pembagian tersebut adalah sebagai berikut:
a)
Wali
kelas (nama terlampir)
b)
Guru
piket (nama terlampir)
c)
Pembina
OSIS
d)
Pengembangan
diri (Konseling dan Ekstrakulikuler
3. Jumlah
Murid Setiap Kelas (Data Lengkap Terlampir)
No
|
Kompetensi
Keahlian
|
Kelas
1
|
Kelas
II
|
Kelas
III
|
Jumlah
|
|||
Jml
Ruang
|
Jml
Siswa
|
Jml
Ruang
|
Jml
Siswa
|
Jml
Ruang
|
Jml
Siswa
|
|||
1
|
Rekayasa Perangkat
Lunak
|
1
|
24
|
1
|
23
|
-
|
-
|
47
|
2
|
Multimedia
|
3
|
75
|
3
|
67
|
3
|
84
|
226
|
3
|
Akuntansi
|
3
|
78
|
3
|
62
|
3
|
73
|
213
|
4
|
Adm. Perkantoran
|
2
|
68
|
2
|
56
|
2
|
57
|
181
|
5
|
Pemasaran
|
1
|
26
|
1
|
20
|
2
|
38
|
84
|
Jumlah
|
10
|
271
|
10
|
228
|
10
|
252
|
751
|
|
4. Alat-Alat
Pelajaran Yang Telah Tersedia
a. Fasilitas
sekolah
1) Ruang
Kelas :
30
2) Ruang
Praktik :
5
3) Ruang
Praktik Bank Mini : 1
4) Ruang
Praktik Toko : 1
5) Ruang
Praktik Bahasa : 1
6) Ruang
Praktik Adm. Perkantoran : 1
Didalam ruang kelas
terdapat berbagai fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah, antara lain:
-
Papan tulis hitam ( blackboard )
-
Papan tulis putih ( whiteboard )
-
LCD
-
Lampu penerang
-
Kipas angin
-
Spidol
B. Kondisi
Non Fisik Sekolah
1. Visi,
Misi dan Tujuan Sekolah
Sekolah
ini didirikan/ dibuka pada tanggal 1 Januari 1979, dengan SK pendirian SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah salah satu sekolah menengah kejuruan dari
Yayasan dengan nomor:03/M.I/SMEA/1979 dan mendapat NDS/ NNS : 4303380009/3440311007011,
dengan alamat Jl. Mayor Kusmanto, Gergunung, Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah.
Dimana sekolah inimengembangkan program studi keahlian: Teknik Informasi (Multimedia),
Bisnis dan Manajemen (Administrasi Perkantoran dan Keuangan/ Akuntansi), Tata
Niaga (Pemasaran), dan Rekayasa Perangkat Lunak yang dibuka pada tahun ajaran
2015/2016.
a. Visi
Unggul
dalam prestasi, luhur dalam budi pekerti, kompeten dan mandiri melalui
pengembangan IPTEK dan IMTAQ.
b. Misi
Mencetak
insan yang cerdas, kompetentif dan kompetitif di bidang Teknologi, Informasi
dan Komunikasi serta Bisnis Menejemen yang dilandasi oleh Iman dan Taqwa dengan
indikator keunggulan di bidang:
1.
Keagamaan
(religion);
2.
Teknologi
informasi dan komunikasi (ICT);
3.
Kewirausahaan
(entrepreneurship);
4.
Kedisiplinan
(discipline);
5.
Olahraga
dan seni (sprot & art);
6.
Bahasa
asing (foreign anguage);
7.
Lingkungan
hidup (environment);
8.
Keterserapan
tamatan berkelas nasional dan internasional;
9.
Pelayanan
prima (excellent service).
c.
Tujuan
Pendidikan Menengah Kejuruan
Tujuan pendidikan menengah kejuruanadalah untuk menghasilkan
lulusan/tenaga kerja yang memiliki kompentensi sikap, pengetahuaan dan
keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai
dengan kejuruannya.
Tujuan SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah sebagai berikut:
1.
Mempersiapkan
peserta didik yang memiliki karakter islam dan berakhlak mulia.
2.
Mempersiapkan
peserta didik agar menjadi manusia yang produktif, mampu bekerja mandiri,
mengisi lowongan pekerjaan yang ada di DU/DI sebagai tenaga kerja tingkat
menengah, sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian pilihannya.
3.
Membekali
peserta didik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih dalam berkompetensi,
beradaptasi dilingkungan kerja dan mengembangkan sikap professional dalam
bidang keahlian yang diminatinya.
4.
Membekali
peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni agar mampu
mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang
pendidikan yang lebih tinggi.
d. Komunikasi
Formal dan Informasi
Komunikasi
antar sesama guru lebih sering terjalin secara informal yaitu dengan bertukar
cerita antar satu guru dengan guru yang lain mengenai kondisi personal siswa
saat kegiatan belajar mengajar. Komunikasi ini biasa dilakukan di ruang guruketika guru tersebut tidak ada jam
mengajar.
Sedangkan
komunikasi antara siswa dengan guru terjalin secara formal jika di dalam kelas,
namun jika sudah di luar jam pelajaran siswa dapat mengobrol secara leluasa
dengan guru namun tetap mempertahankan kesopanan.
e. Inovasi
di sekolah
Inovasi
di sekolah bergantung pada kinerja guru serta karyawan di sekolah tersebut.
Guru dan karyawan dituntut untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal ini dikarenakan
dengan adanya kinerja yang baik dari guru dan karyawan , visi, misi, dan tujuan
sekolah akan terwujud.
Hasil inovasi di sekolah ini berbentuk kegiatan
ekstrakulikuler sebagai sarana siswa untuk menuangkan bakat yang dimiliki. Berbagai macam kegiatan ekstrakulikuler yang
di selenggarakan meliputi bidang olahraga ( futsal, bulu tangkis, basket, voly,
takraw dan tapak suci), bidang seni (musik/band, paduan suara, madingdan tari),
bidang keagamaan (BTA), bidang sosial (Hizbhul Wathan, PMR, mitigasi bencana,
dan penyiaran), dan bidang kejuruan (desain grafis, web desain, broadcast
video, animasi 2D,3D, dan aplikasi.
Inovasi
di bidang budaya adalah ketika para siswa masuk gerbang sekolah dengan
kendaraan bermotor di wajibkan untuk mematikan mesin motor sampai tempat
parkir, ketika bertemu dengan guru mengucap salam dan berjabat tangan, sebelum
memulai pelajaran selalu membaca do’a dan beberapa ayat suci Al-Qur’an, saat
KBM berlangsung Handphone di matikan dan letakkan di meja.
f. Strategi Pengembangan Sekolah
Strategi pengembangan sekolah adalah salah satu
upaya untuk mencapai visi, misi, dan tujuan sekolah pada
umumnya, dan masing-masing program studi (jurusan) pada khususnya. Strategi
pengembangan sekolah ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.
1. Urusan
Administrasi
Kelengkapan
administrasi sangat berpengaruh untuk perkembangan sekolah khususnya SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Urusan administrasi dikelola oleh Tata Usaha.
a) Memperkuat
kurikulum
Kurikulum
adalah salah satu perangkat yang sangat penting untuk pengembangan sekolah.
Dengan adanya kurikulum yang baik, maka sekolah tersebut memiliki landasan
dalam menjalankan kegiatan pembelajarannya.Untuk kriteria penilaiannya setiap mata pelajaran harus memenuhi
Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) yang telah ditetapkan oleh sekolah yaitu
5,5, sedangkan untuk KKMnya 7,5.
Strategi pengembangan
Strategi yang dilakukan untuk mengembangkan sekolah dilakukan dengan
beberapa cara, antara lain:
a.
Pengembangan
intelektualitas
Pengembangan
ini dilakukan dengan tambahan jam pelajaran untuk kelas XII. Hal tersebut untuk
mencapai target 90% kelulusan sekolah.
b.
Pengembangan
spiritual
Pengembangan
ini dilakukan dengan melaksanakan shalat dzuhur berjamaah, dan shalat dhuha serta membaca Al-Quran
bersama-sama setiap pagi sebelum proses belajar mengajar yang dipimpin oleh salah seorang guru. Kegiatan tersebut
untuk meningkatkan iman dan taqwa para siswa.
c.
Pengembangan life skill
Pengembangan
ini dilakukan dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setelah
proses belajar mengajar. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan soft skill para siswa. Beberapa
diantaranya yaitu ; Hizbul Wathan, Tapak Suci, BTA, Sepak Takrouw, Tari, Paduan
Suara, Voli, PMR, Web Design, Broadcast Video, dll.
2. Bagaimana
Kinerja diukur
Semua guru dan
karyawan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memiliki tugas dan tanggung jawab
yang besar dalam menciptakan inovasi dan mengembangkan sekolah sebagai upaya
mencapai visi dan misi yang telah dicanangkan. Dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya tersebut, maka kinerja mereka dinilai dan dievaluasi oleh
kepala sekolah kemudian dilaporkan pada yayasan pusat Muhammadiyah. Penilaian
ini dilakukan minimal satu kali dalam satu bulan.
3. Sistem
Evalusi
Sistem penilaian guru dilakukan oleh
Kepala Sekolahdengan pengamatan langsung didalam kelas saat guru melakukan
kegiatan belajar mengajar maupun disaat guru tidak sedang mengajar didalam
kelas seminggu sekali dan dilaporkan saat rapat bulanan diruang guru,untuk
penilaian terdapat 8 kriteria sebagai berikut:
a. Kesetiaan
b. Prestasi
Kerja
c. Tanggung
Jawab
d. Ketaatan
e. Kejujuran
f. Kerjasama
g. Prakarsa
h. Kepemimpinan
4. Bagaimana
Komitmen dipegang
Setiap sekolah
atau instansi pendidikan selalu memiliki visi dan misi yang ingin dicapai. Visi
dan misi tersebut juga menentukan kualitas mutu pendidikan di dalam setiap
satuan pendidikan. Dalam mewujudkan visi dan misi tersebut seluruh keluarga
besar SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara memegang komitmen yang besar.
Kualitas input
kemampuan peserta didik di sekolah ini tergolong rata-rata. Karena minat
peserta didik untuk masuk ke sekolah swasta minim dibandingkan sekolah negeri.
Oleh karena itu rata-rata peserta didik yang ada di sekolah ini kurang. Namun
bagi Ibu Hj. Wafir selaku Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa yang terpenting
bukanlah input melainkan proses, para guru di sekolah berusaha keras untuk
mendidik siswa-siswi di sini dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan mutu
pendidikan serta kemampuan keahlian siswa sesuai bidang kejuruannnya, sebagai
upaya mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan.
5. Sistem
reward dan punisment dilakukan
TATA
TERTIB SEKOLAH
Tugas
dan Kewajiban Siswa
1) Wajib
menjadi anggota OSIS dan IPM dan patuh pada ketentuan yang berlaku.
2) Datang
disekolah 10 menit sebelum upacara/pelajaran/senam pagi dimulai.
3) Mengikuti
upacara bendera dengan tertib dan hikmat.
4) Pada
waktu pembukaan dan akhir pelajaran siswa melaksanakan doa bersama.
5) Wajib
lapor guru piket/BP/petugas apabila siswa datang terlambat.
6) Wajib
menjaga ketenangan dan ketertiban dikelas pada jam-jam pelajaran.
7) Ijin
tidak masuk sekolah harus diketahui orang tua/wali murid.
8) Ijin
meninggalkan sekolah (ta’ziah, keperluan lain) harus ada bukti tertulis
misalnya berita (layu-layu) yang diketahui orang tua/wali murid/yang
bertanggung jawab.
9) Jika
ada jam pelajaran kosong, ketua kelas/pengurus kelas harus lapor pada guru
piket.
10) Meninggalkan
kelas sebelum jam pelajaran usai, harus minta ijin pada guru piket/BP/petugas.
11) Apabila
pada waktu pelajaran sakit dan harus ke UKS harus ijin ke guru piket/guru
pengampu dan lapor pada petugas UKS.
12) Siswa
yang sakit lebih dari 3 hari, harus ada surat keterangan dari dokter.
13) Mengikuti
pelajaran ektra kurikuler wajib dan pilihan yang ditentukan oleh sekolah siswa
pilihan masing-masing.
14) Menjalin
hubungan yang baik, akrab dan hormat, baik pada guru/karyawan sekolah dan antar
siswa.
15) Menempatkan
sepeda/sepeda motor ditempat yang sudah ditentukan dan dikunci.
16) Berpakain
seragam yang telah ditentukan (OSIS, IPM, dan HW) lengkap sepatu hitam, kaos
kaki putih dan sabuk hitam (laki-laki), sergam tidak boleh ketat, pendek, dan
panjang baju sampai lutut.
17) Menjaga
nama baik pribadi, sekolah dan lembaga baik didalam maupun diluar sekolah.
18) Membayar
uang SPP paling lambat tanggal 10 setiap bulan.
19) Menjaga
dan memelihara peralatan praktek dan sarana sekolah dengan penuh tanggung
jawab.
20) Melaksanakan
6-K disekolah.
21) Menunjukkan
buku disiplin (buku skors) apabila diperlukan.
22) Wajib
mentaati semua aturan – aturan yang tercantum dalam buku disiplin dan tata
tertib sekolah.
Larangan
– Larangan
1) Tidak
dibenarkan bersolek berlebihan, memakai perhiasan berharga dan siswa putra
berambut gondrong, potongan yang tidak wajar, dicat selain warna hitam.
2) Tidak
dibenarkan/menemui tamu dari luar tanpa ijin guru piket/petugas.
3) Tidak
dipekenankan membawa dan menghisap rokok didalam dan diluar ligkungan sekolah.
4) Tidak
dibenarkan membawa barang–barang terlarang, antara lain : senjata tajam, ganja,
narkotika, minuman keras, buku/majalah/ gambar porno/ yang dilarang dan
alat-alat lain yang sejenisnya.
5) Tidak
dibenarkan bertengkar/berkelahi.
6) Tidak
dibenarkan membawa dan makan minum didalam kelas.
7) Tidak
dibenarkan mabuk- mabuk didalam maupun diluar diluar lingkungan sekolah.
8) Tidak
dibenarkan coret-coret dalam bentuk apapun dilingkungan sekolah.
9) Tidak
dibenarkan melakukan kegiatan atas nama sekolah baik individu/kelompok tanpa
ijin Kepala Sekolah.
10) Tidak
dibenarkan mengaktifkan HP selama mengikuti Tata tertib.
11) HP/Uang/Helm/Barang
berharga yang hilang ditanggung pemiliknya sendiri.
12) Tidak
dibenarkan memakai perhiasan yang berharga misalnya emas dll.
Sanksi
– Sanksi
Tidak
meaksanakan tata tertib sekolah akan dikenakan :
1) Peringatan
lisan/langsung kepada siswa.
2) Peringatan
secara tertulis kepada siswa dengan tembusan kepada orang tua/wali murid.
3) Diskors
untuk jangka waktu tertentu.
4) Dikeluarkan
dari sekolah.
a. Sistem Punishment(hukuman)
Sistem punishment yang
dilakukan di sekolah ini adalah menggunakan kredit skor dengan skor maksimal
100 point. Peraturan ini tertulis dalam buku disiplin siswa. Isi dari buku
disiplin siswa adalah sebagai berikut:
BOBOT
SANKSI PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA SMK MUH 2 KLATEN PERILAKU DALAM KURUN
WAKTU SELAMA MENJADI SISWA
NO.
|
Jenis
Pelanggaran
|
Skor
Pelanggaran
|
|
A
|
Aspek
Kelakuan
|
||
1
|
A
|
Menikah/berzina/hamil/menghamili
|
100
|
B
|
Menganiaya
guru/karyawan dan sesama siswa
|
||
C
|
Pencurian
dengan pemberatan
|
||
D
|
Minum-minuman
beralkohol dan atau menyalahgunakan narkoba dan sejenisnya(termasuk membawa,
menyimpan dan memperjualbelikan)
|
||
2
|
A
|
Berkelahi
dengan melibatkan orang luar/bukan siswa
|
75
|
B
|
Bertindak
asusila
|
||
3
|
A
|
Berkelahi
atau tawuran baik intern maupun antar kelas
|
50
|
B
|
Pornografi
(termasuk membawa, menyimpan, mempertunjukkan)
|
||
C
|
Berjudi
|
||
4
|
A
|
Pelecehan,
menentang, mengumpat, berkata kotor terhadap guru/karyawan dan atau sesama
siswa
|
25
|
B
|
Merusak
sarana dan prasarana sekolah
|
||
C
|
Melakukan
penipuan (tidak jujur)
|
||
D
|
Melakukan
pencurian
|
||
5
|
A
|
Merokok
di dalam maupun di luar lingkungan sekolah selama masih menggunakan
seragam/identitas sekolah
|
10
|
B
|
Bertato/bertindik
|
||
C
|
Melompat
pagar sekolah/jendela
|
||
6
|
A
|
Memalsu
tanda tangan dan surat-surat yang datang dari sekolah/maupun luar sekolah
|
5
|
B
|
Tidak
mengindahkan perintah guru/sekolah
|
||
C
|
Duduk-duduk
di tempat parkir kendaraan atau sepeda
|
||
7
|
A
|
Di
kembalikan kepada orang tua atau wali murid/dikeluarkan dari sekolah
|
100
|
B
|
Aspek
Kerajinan
|
||
1
|
A
|
Tidak
masuk sekolah selama 6 hari berturutan tanpa keterangan
|
25
|
2
|
A
|
Tidak
mengikuti upacara yang diwajibkan
|
10
|
B
|
Tidak
melaksanakan tugas sekolah
|
||
3
|
A
|
Meninggalkan
pelajaran tanpa ijin (bolos)
|
5
|
B
|
Mengganggu
kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah
|
||
C
|
Tidur
sewaktu kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas
|
||
4
|
A
|
Tidak
masuk tanpa keterangan
|
3
|
B
|
Tidak
mengikuti kegiatan ekstra / tutor / jum’atan / pengajian / yang diwajibkan
tanpa ijin pembina sekolah
|
||
5
|
A
|
Tidak
mengikuti pengajian ahad pagi
|
2
|
B
|
Tidak
mengikuti sholat yang ditentukan sekolah (misalnya dhuhur)
|
||
C
|
Handphone
aktif (mengganggu KBM)
|
2
|
|
D
|
Tidak
dapat menunjukan buku disiplin (buku skor)
|
||
b. Sistem
reward yang di selenggarakan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara
Terdapat reward untuk guru. Reward
tersebut berupa pemilihan guru terbaik dan berprestasi.
Setiap siswa mewakili sekolah dalam
perlombaan dan menang selain mendapatkan uang saku dari pihak penyelenggara juga
mendapatkan beasiswa dari sekolah berupa keringanan biaya SPP serta untuk siswa
yang mendapatkan peringkat paralel I,II, dan III juga mendapatkan keringanan
biaya SPP.
6. Keadaan
lingkungan belajar murid
Lingkungan sekolah berada di lingkungan
perkampungan warga jauh dari keramaian sehingga proses belajar mengajar tidak
terganggu dan dapat terlaksana secara efektif. Di halaman depan sekolah
digunakan untuk upacara bendera setiap hari senin. Tata letak bangunan ruang
kelas efektif, karena dikelompokkan sendiri-sendiri berdasarkan kelas dan
jurusan.
Lingkungan didalam sekolah terjaga
kebersihannya dengan partisipasi dari warga sekolah yang saling bekerja sama serta
terdapat banyaknya tempat sampah yang tersedia dengan pengelompokkan jenis
sampah, seperti contoh tempat sampah untuk organik, anorganik, dan
plastik/kaca.
7. Latar
belakang para siswa pada umumnya
Latar belakang siswa di SMK Muhammadiyah
2 Klaten Utara memiliki latar belakang yang beragam. Mulai dari usia peserta
didik, pekerjaan orang tua, agama, serta transportasi.
Sebagian besar dari keluarga menengah ke
bawah. Di samping itu terdapat juga siswa yang berasal dari panti asuhan yang
masih berada di bawah naungan yayasan Muhammadiyah.
1) Usia
Peserta didik
Usia peserta didik SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara mulai dari usia 15-18 tahun.
2) Transportasi
Transportasi yang
digunakan siswa SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah dengan jalan kaki,
sepeda motor, sepeda dan angkutan umum.
3) Pekerjaan
orang tua
Pekerjaan dari orang
tua siswa sebagian besar sebagai wiraswasta atau pekerja lepas.
4) Agama
Keyakinan yang dianut
oleh siswa SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara adalah Islam.
8. Pelaksaan
administrasi
Terdapat
pembagian tugas dalam pelaksanaan administrasi.
Hal itu tercermin pada pembagian tugas tata usaha dan pembagian tugas
guru dalam kegiatan bimbingan konseling.
1) Pembagian tugas tata usaha
Pembagian
tugas Tata usaha dibagi menjadi 4 jabatan, yaitu Kepala TU, sekretaris,
bendahara, dan anggota.
2) Pembagian tugas guru dalam kegiatan
Bimbingan Konseling
Pembagian
tugas guru dalam kegiatan Bimbingan Konseling (BK) adalah suatu tugas yang
dilakukan guru BK untuk memberikan bimbingan di setiap kelas. Pemberian
bimbingan dilakukan secara fleksibel, artinya guru BK dapat mengisi kekosongan
kelas ketika tidak ada jam pelajaran.
9. Komite
Sekolah
Di SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara telah tidak dibentuk sebuah komite sekolah karena
sekolah swasta yang bernaungkan muhammadiyah sudah ada komite tersendiri yang
di bentuk oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah. Ketua Komite majelis
berperan dalam menentukan kebijakan dan program sekolah kemudian kebijakan
tersebut di informasikan kepada seluruh sekolah Muhammadiyah. Jadi, pihak sekolah
hanya menerima hasil keputusan saja dan menginformasikannya kepada wali kelas.
10. Kerjasama
komite antar sekolah
Di
sekolah Muhammadiyah koordinasi langsung turun dari majelis Dinas Pendidikan
Sekolah Menengah, sehingga tidak perlu ada kerjasama antar sekolah.
11. Pertemuan
wali murid
Di SMK
Muhammadiyah 2 Klaten Utara diadakan pertemuan wali murid salah
satu pertemuan wali murid tersebut adalah pembagian hasil belajar siswa setiap
semester. Pertemuan ini selain
membagikan hasil belajar siswa juga untuk mempertanggungjawabkan dan
mensosialisasikan berbagai dana dan biaya pendidikan yang diselenggarakan
sekolah. Pertemuan wali murid yang lain
dilaksanakan apabila di perlukan pendapat dari wali murid setiap kegiatan yang
akan di laksanakan.
BAB II
KEADAAN DAN AKTIVITAS KELAS
A.
LAPORAN OBSERVASI KELAS
Dalam
laporan observasi kelas, sampel yang diambil dari SMK Muhammadiyah 2 Klaten
Utara adalah kelas X Ak 1, X Ak 2, dan X Ak 3.
1.
Tempat Duduk Anak di
Kelas
a. Kelas
X Ak 1
Di
dalam kelas X Ak 1 terdapat 25 siswi dan 1 siswa dengan wali kelas Drs.
Suhirman.
Kondisi
peralatan yang ada di dalam kelas X Ak 1 termasuk dalam fasilitas yang layak
dan lengkap untuk dipakai di jenjang SMK. Kondisi meja kursi murid bersih dari
coretan dan susunannya rapi. Setiap1
meja, dipakai untuk 2 anak (1 kursi). Dalam kelas tersebut terdapat 19 meja, 15
kursi panjang siswa, serta 1 kursi guru, namun terdapat 3 meja yang tidak
terpakai.
DENAH TEMPAT DUDUK KELAS X AK 1
![]() |
|||
b. Kelas
X Ak 2
Di dalam kelas X Ak 2 ini
terdapat 25 siswi dengan wali kelas Ibu Eny Sumarni, SE.
Kondisi peralatan yang
ada di dalam kelas X Ak 2 termasuk dalam susunan alat dan barang yang layak
untuk di pakai di jenjang SMK meskipun terdapat coretan di atas meja dan
kursinya. Kondisi meja dan kursi cukup bagus. Seiap1 meja, dipakai untuk 2 anak
(1 kursi).Dalam kelastersebut secara keseluruhanterdapat 19 meja ,16 kursi
panjang siswa, serta1 kursi guru, namun terdapat4 meja yang tidak terpakai.
DENAH TEMPAT DUDUK
KELAS X AK 2
![]() |
c. Kelas
X Ak 3
Di dalam kelas X Ak 3 ini
terdapat 23 siswi dan 1 siswa dengan wali kelas Ibu Hj. Sri Purwantini, S.Pd.
Kondisi peralatan yang
ada di dalam kelas X Ak 3 termasuk dalam
fasilitas yang layak dan lengkap untuk dipakai di jenjang SMK. Kondisi meja
kursi murid bersih dari coretan dan susunannya rapi. Setiap 1 meja, dipakai untuk 2 anak (2 kursi).Dalam
kelas tersebut terdapat 18 meja, 24 kursi siswa, serta 1 kursi guru, namun
terdapat 6 meja yang tidak terpakai.
DENAH
TEMPAT DUDUK KELAS X AK 3
![]() |
2.
Kesan Umum Anak di
Kelas
a.
Kelas X Ak 1
Saat
proses KBM jurusan Akuntansi yang diampu oleh Ibu Eny Sumarni, SE pada hari
Kamis, 18 Februari 2016 jam ke 1 sampai 4, siswa terlihat pasifdan tidak
antusias dalam menerima mata pelajaran tersebut. Buku pendamping Job Sheet
Praktik Akuntansi yang dimiliki oleh setiap siswa masih banyak yang belum
terisi, sehingga guru sering kali memberikan nasihat, motivasi kepada siswa
agar lebih antusias dalam menerima maupun mengerjakan materi yang telah
diberikan. Siswa yang belum paham tidak berani bertanya langsung kepada guru
melainkan hanya diam. Ketika KBM berlangsung siwa menjadi pendengar yang baik
namun saat guru mata pelajaran meninggalkan kelas, suasana kelas menjadi gaduh/
tidak kondusif.
b.
Kelas X Ak 2
Saat proses KBM jurusan
Akuntansi yang diampu oleh Ibu Eny Sumarni, SEpada hari Rabu, 10 Februari 2016
jam ke 1 sampai 4, siswa terlihat antusias dalam mengikuti mata pelajaran
tersebut dilengkapi dengan buku pendamping Job Sheet Praktik Akuntansi
yang dimiliki oleh setiap siswa. Guru mata pelajaran sesekali memancing siswa
dengan memberikan pertanyaan mengenai lajur saldo dalam Buku Besar agar siswa
tetap fokus mengikuti penjelasan dari guru. Siswa yang kurang atau belum memahami
langsung bertanya kepada guru tersebut. Akan tetapi siswa sering menjadi
pendengar yang kurang baik saat menerima penjelasan dari guru, siswa berkeliaran
(berpindah-pindah) dari tempat duduknya ke tempat duduk temannya dan disaat guru
menyuruh siswa untuk mengerjakan soal, siswa lebih banyak berdiskusi dengan
teman didekat tempat duduknya dengan suara yang cukup keras sehingga suasana
kelas menjadi tidak kondusif.
c. Kelas X Ak 3
Saat proses KBM jurusan
Akuntansi yang diampu oleh Ibu Eny Sumarni, SE pada hari Kamis, 18 Februari
2016 jam ke 6 sampai 9 , siswa terlihat antusias dalam mengikuti mata pelajaran
tersebut dilengkapi dengan buku pendamping Job Sheet Praktik Akuntansi
yang dimiliki oleh setiap siswa. Siswa yang kurang atau belum memahami langsung
bertanya kepada guru tersebut.Disaat guru menyuruh siswa untuk mengerjakan
soal, siswa lebih banyak berdiskusi dengan teman didekat tempat duduknya dengan
suara yang cukup keras sehingga suasana kelas menjadi tidak kondusif.
3.
Hubungan Antar Siswa
a.
Kelas X AK 1
Dikelas
X AK 1 hubungan antar siswa terjalin kurang baik, di karenakan terdapat
beberapa konflik antar teman. Rasa sosial antar teman kurang erat, terbukti
jika diberi tugas oleh guru para siswa hanya mengerjakan dengan teman sebangku
saja. Terdapat kelompok kecil dalam bergaul.
b. Kelas
X AK 2
Dikelas X AK 2hubungan
antar siswa terjalin cukup baik. Akan tetapi terkadang para siswakurang menjaga
tingkah lakunya saat KBM berlangsung, terbukti dengan adanya beberapa siswi
yang ramai sendiri sedangkan yang lain mengerjakan tugas, sehingga mengganggu
konsentrasi belajar. Namun dalam hubungan sosial sehari-hari terjalin baik,
misalnya saling mengingatkan sholat, tugas-tugas, ulangan yang ada, dan
lain-lain.
c. Kelas
X AK 3
Dikelas
X AK 3 hubungan antar siswa terjalin cukup baik. Dalam hubungan sosial
sehari-hari terjalin baik, misalnya saling mengingatkan sholat, tugas-tugas,
ulangan yang ada, serta memiliki rasa kekeluargaan.
4.
Peralatan Kelas
a.
Kelas X Ak 1
Berikut
adalah peralatan yang tersedia dikelas X Ak 1.
Nama Alat
|
Kondisi
|
Jumlah
|
|
Layak
|
Tidak Layak
|
||
Cermin
|
√
|
-
|
1
|
MejaSiswa
|
√
|
-
|
15
|
Kursi
Siswa
|
√
|
-
|
15
|
Meja
guru
|
√
|
-
|
1
|
Kursi
Guru
|
√
|
-
|
1
|
Foto
presiden dan Wakil Presiden
|
√
|
-
|
1
|
Pancasila
|
√
|
-
|
1
|
Jam
|
√
|
-
|
1
|
Papan
tulis
|
√
|
-
|
2
|
Papan
Informasi
|
√
|
-
|
1
|
Papan
tata tertib
|
√
|
-
|
1
|
LCD,
Proyektor
|
√
|
-
|
1
|
Daftar
regu piket
|
√
|
-
|
1
|
Tempat
spidol
|
√
|
-
|
1
|
Spidol
|
√
|
-
|
3
|
Kotak
Kapur
|
√
|
-
|
1
|
Simbol
Muhammdiyah
|
√
|
-
|
1
|
Penghapus
|
√
|
-
|
2
|
Kipas
Angin
|
√
|
-
|
1
|
Sapu
Lantai
|
√
|
-
|
4
|
Lembar
cara penggunaan LCD Proyektor
|
√
|
-
|
2
|
Struktur
Kelas
|
√
|
-
|
2
|
Lembar
waktu tanda pelajaran
|
√
|
-
|
1
|
b.
Kelas X Ak 2
Berikut
ini adalah peralatan kelas di kelas X Ak 2:
Nama Alat
|
Kondisi
|
Jumlah
|
|
Layak
|
Tidak Layak
|
||
Cermin
|
-
|
√
|
1
|
MejaSiswa
|
√
|
-
|
14
|
Kursi
Siswa
|
√
|
-
|
14
|
Meja
guru
|
-
|
√
|
1
|
Kursi
Guru
|
√
|
-
|
1
|
Foto
presiden dan Wakil Presiden
|
√
|
-
|
1
|
Pancasila
|
√
|
-
|
1
|
Jam
|
-
|
√
|
1
|
Papan
tulis
|
√
|
-
|
2
|
Papan
Informasi
|
√
|
-
|
1
|
Papan
tata tertib
|
√
|
-
|
1
|
LCD,
Proyektor
|
√
|
-
|
1
|
Daftar
regu piket
|
√
|
-
|
1
|
Tempat
spidol
|
√
|
-
|
1
|
Spidol
|
√
|
-
|
4
|
Kotak
Kapur
|
√
|
-
|
1
|
Kemoceng
|
√
|
-
|
1
|
Penghapus
|
√
|
-
|
2
|
Kipas
Angin
|
√
|
-
|
1
|
Sapu
Lantai
|
√
|
-
|
2
|
Gantungan
Sapu
|
√
|
-
|
1
|
Tempat
sampah
|
√
|
-
|
1
|
c.
Kelas XAk 3
Berikut
ini adalah peralatan kelas di kelas X Ak 3:
Nama Alat
|
Kondisi
|
Jumlah
|
|
Layak
|
Tidak Layak
|
||
MejaSiswa
|
√
|
-
|
12
|
Kursi
Siswa
|
√
|
-
|
24
|
Meja
guru
|
√
|
-
|
1
|
Kursi
Guru
|
√
|
-
|
1
|
Al
Quran
|
√
|
-
|
9
|
Jam
|
√
|
-
|
1
|
Papan
tulis
|
√
|
-
|
2
|
Papan
Informasi
|
√
|
-
|
2
|
Foto
presiden dan Wakil Presiden
|
√
|
-
|
1
|
Pancasila
|
√
|
-
|
1
|
Struktur
kelas
|
√
|
-
|
2
|
LCD
Proyektor
|
√
|
-
|
1
|
Kipas
angin
|
√
|
-
|
1
|
Tempat
spidol
|
√
|
-
|
1
|
Penghapus
|
√
|
-
|
2
|
Spidol
|
√
|
-
|
6
|
Sapu
Lantai
|
√
|
-
|
2
|
Gantungan
Sapu
|
√
|
-
|
1
|



Tidak ada komentar:
Posting Komentar