LAPORAN PRAKTIK KERJA BISNIS
PT. ASURANSI KREDIT INDONESIA
PERSERO CABANG SURAKARTA
(Devisi Klaim dan Subrogasi)
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Praktik Kerja Bisnis
Dosen Pembimbing: M. Choiril Asmawan, SE, M.Pd.
NIDN. 0609097803
Disusun
oleh:
CHORIAH HANAYATI
A210140137
JURUSAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SURAKARTA
LEMBAR
PENGESAHAN
LAPORAN
MAGANG KERJA BERJUDUL:
LAPORAN
PRAKTIK KERJA BISNIS PADA PT. ASURANSI KREDIT INDONESIA PERSERO KANTOR CABANG
SURAKARTA
(Devisi
Klaim dan Subrogasi)
(Tanggal 01
Agustus – 3 September 2016)
Disusun oleh:
Choriah Hanayati
A210140137
|
Telah disahkan oleh:
Pembimbing
Praktik Kerja
Bisnis
|
Pembimbing Praktik
Kerja Bisnis
Divisi Klaim
dan Subrograsi
|
|
M.
Choiril Asmawan, SE, M.Pd.
NIDN.
0609097803
|
Ageng
Kurniawan
NIK.
1407.171214
|
|
Mengetahui,
|
||
Kaprodi Pendidikan
Akuntansi
Universitas Muhammadiyah
Surakarta
|
||
Dra.
Hj. Titik Asmawati, SE., M.Si
NIK. 153
|
||
Alhamdulillah hirobbil ‘alamin dengan
mengucap puji syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, yang senantiasa
melimpahkan rahmat dan nikmat-Nyalah penulis dapat menyusun laporan praktik
kerja bisnis (PKB) ini yang dilaksanakan pada perusahaan PT Asuransi Kredit
Indonesia Persero (PT. ASKRINDO) khususnya PT. (Persero) ASKRINDO bagian Klaim
dan Subrogasicabang Surakarta yang dimulai pada tanggal 1 Agustus s/d 3
September 2016 dapat diselesaikan dengan baik.
Penyusunan
laporan magang ini guna melengkapi persyaratan mengikuti mata kuliah Praktik
Kerja Bisnis pada semester ganjil. Laporan ini dibuat bertujuan supaya
mahasiswa dapat melaporkan segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia kerja.
Dengan
selesainya penulisan laporan Praktik Kerja Bisnis ini penulis tidak terlepas
dari bantuan berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga terutama pada kedua orang tua
tercinta yang selama ini memberikan kasih sayang, perhatian, semangat, dan
dorongan untuk bekerja keras, serta do’a yang tiada henti dipanjatkan untuk
penulis, serta laporan ini juga tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak baik
moril maupun materiil maka penulis menyampaikan terima kasih dengan rasa horma
kepada:
1.
Dra. Hj. Titik Asmawati, SE. M.si selaku
Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta
yang telah berkenan memberikan ijin dalam penyusunan laporan ini,
2.
M. Choiril
Asmawan, SE, M.Pdselaku dosen pembimbing yang telah
bertanggung jawab untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan
laporan ini,
3.
Bapak Sumarno selaku Area Managing
Director PT. (persero) Askrindo cabang Surakarta yang telah memberikan ijin
kepada penulis dalam mengadakan praktik kerja bisnis,
4.
Bapak Arbiyantoselaku Kepala urusan
Bidang Klaim dan Subrogasi yang telah ikhlas memberikan pengalaman yang
bermanfaat dalam melaksanakan praktik kerja bisnis,
5.
Saudara Ageng Kurniawan selaku
pembimbing magang yang telah ikhlas memberikan pengalaman yang bermanfaat dalam
melaksanakan praktik kerja bisnis,
6.
Seluruh Kepala Seksi dan Staf Pelaksana
PT. Askrindo Cabang Surakarta yang memberikan bimbingan dan membantu selama
pelaksanaan praktik kerja bisnis.
7.
Teman-teman yang selalu memberikan
dukungan kepada penulis dalam menjalankan Praktik Kerja Bisnis,
8.
Semua pihak, yang memberikan bimbingan
dan membantu selama pelaksanaan praktik kerja bisnis.
Penulis
menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan yang masih jauh dari
kesempurnaan dalam menyusun laporan ini. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan
kritik dan saran yang bersifat membangun agar laporan praktik kerja bisnis ini
bisa bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca. Akhir kata
penulis mengucapkan terima kasih, semoga Allah SWT memberikan balasan yang
setimpal terhadap pihak-pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan praktik
kerja bisnis ini. Amin.
Surakarta,
September 2016
Penulis,
Choriah
Hanayati
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN.................................................................................. ii
KATA PENGANTAR.............................................................................................. iii
DAFTAR ISI............................................................................................................. v
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A.
Latar Belakang............................................................................................... 1
B.
Tujuan Praktik Kerja
Bisnis........................................................................... 2
C.
Manfaat Praktik Kerja
Bisnis......................................................................... 3
D.
Tempat dan Waktu
Pelaksanaan.................................................................... 4
BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN....................................................... 5
A.
Profil
Perusahaan........................................................................................... 5
B.
Struktur Organisasi
Perusahaan..................................................................... 7
BAB III TINJAUAN KHUSUS DAN DESKRIPSI PEKERJAAN...................... 8
A.
Struktur Organisasi
Bagian............................................................................ 8
B.
Sistem dan Prosedur
Kerja............................................................................. 8
C.
Diskripsi Kegiatan
yang dilakukan................................................................ 18
D.
Tinjauan Manfaat
yang diperoleh.................................................................. 22
BAB IV PENUTUP.................................................................................................. 23
A.
Kesimpulan.................................................................................................... 23
B.
Saran.............................................................................................................. 24
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan yang
memiliki peran besar dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan
peningkatan daya saing bangsa.Supaya peran yang strategis tersebut dapat
dijalankan maka lulusan perguruan tinggi haruslah memiliki kualitas yang
unggul.Masa sekarang ini seorang mahasiswa bukan hanya dituntut berkompeten
dalam bidang kajian ilmunya saja tetapi juga dituntut untuk memiliki kompetensi
yang holistic seperti mandiri, peka terhadap perubahan dan perkembangan yang
terjadi di dunia luar.Fakta yang terjadi menunjukkan bahwa masih ada mahasiswa
yang belum berkualifikasi seperti itu, maka program Praktik Kerja Bisnis ini sangat
dibutuhkan sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan
Akuntansi Universitas Surakarta untuk memperoleh berbagai kompetensi holisticsetelah menyelesaikan
pendidikannya.
Praktik keja bisnis (PKB) merupakan mata kuliah dan
sebagai bagian dari kurikulumm baru 2015 yang telah ditetapkan oleh Rektor UMS
untuk dilaksanakan mulai tahun akademik 2015/2016 (Keputusan Rektor UMS ,
Nomor: 133/II/2015) tentang pemberlakuan kurikulum baru (Kurikulum KKNI)PKB
pada pelaksanaannya dilakukan dengan latihan kerja (magang), memberikan
ketrampilan kepada mahasiswa bagaimana cara mengelola sistem informsi akuntansi
bagian keuangan, pembelian, produksi, pemasaran, dan personalia.Praktik Kerja
Bisnis ini sebagai upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia yang diharapkan
mahasiswa memperoleh pengalaman kerja di perusahaan atau instansi agar mampu
menyesuaikan dirinya dengan tuntutan dunia kerja setelah lulus nanti. Magang
dilaksanakan di lembaga yang berorientasi profit atau dapat juga pada lembaga
non profit seperti perguruan tinggi dan rumah sakit, tetapi tidak dibenarkan
pada lembaga pendidikan SLTA ke bawah.
Perusahaan
adalah suatu unit kegiatan produksi yang mengolah sumber-sumber ekonomi untuk
menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh
keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.PT. (Persero)
Asuransi Kredit Indonesia (PT. ASKRINDO) merupakan salah satu Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) yang bergerak dalam asuransi/penjaminan.Untuk mengemban misi
dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) guna menunjang
pertumbuhan perekonomian Indonesia khususnya di Surakarta.PT. Askrindo
(Persero) senantiasa menjalankan peran dan fungsinya sebagai Collateral Subtitution Institution,
yaitu lembaga penjamin yang menjembatani kesenjangan antara UMKM yang layak
namun tidak memiliki agunan cukup untuk memperoleh kredit dengan lembaga
keuangan, baik perbankan maupun lembaga non bank (feasible tetapi tidak bankable).
B.
Tujuan
Praktik Kerja Bisnis
Praktik kerja bisnis memiliki background “Menunjang Profil lulusan menjadi tenaga administrasi
kependidikan dan lembaga nonkependidikan yang terkait dengan bidang keilmuan yang
unggul, dan professional.” yang bertujuan supaya mahasiswa mampu:
1. mengenalkan
mahasiswa terhadap program kerja lapangan di berbagai perusahaan baik
pemerintah maupun swasta secara langsung, sehingga praktik yang ideal terlaksana
pada situasi dan kondisi kelompok masyarakat dan berinteraksi sebagai seorang
profesional, sehingga mahasiswa akan mendapatkan wawasan tentang alternatif
strategi pemecahan masalah perusahaan dan yang lainnya yang kompleks di
kelompok masyarakat,
2. menerapkan
pengetahuan teoritis ke dalam dunia kerja sehingga mampu menumbuhkan
pengetahuan sesuai dengan latar belakang bidang ilmu mahasiswa,
3. melatih
mahasiswa untuk menjadi pribadi yang mandiri, mampu mengambil sikap, dan memecahkan masalah dalam
bekerja,
4. menumbuhkan
kemampuan berinteraksi sosial di dalam dunia kerja,
5. sebagai
usaha menjembatani kesenjangan antara dunia kerja dan dunia pendidikan,
sehingga dapat dijadikan bentuk kerjasama dalam mencari tenaga kerja.
C.
Manfaat
Praktik Kerja Bisnis
Manfaat yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti Praktik
Kerja Bisnis (PKB) sebagai berikut:
1. Mahasiswa
dapat mengenal program kerja lapangan di perusahaan secara langsung, mampu berinteraksi
sebagai seorang profesional, dan dapat menambah wawasan alterrnatif strategi pemecahan
masalah di dunia kerja.
2. Mahasiswa
dapat menerapkan teori ke dalam dunia kerja sehingga mampu menumbuhkan
pengetahuan dengan latar belakang bidang ilmu.
3. Mahasiswa
dapat melatih kemampuannya untuk menjadi pribadi yang mandiri, mampu bersikap,dan
memecahkan masalah dalam dunia kerja.
4. Mahasiswa
dapat menumbuhkan kemampuan berinteraksi sosial dalam dunia kerja.
5. Praktik
kerja bisnis mampu menjembatani kesenjangan antara dunia kerja dan dunia
pendidikan, sehingga dapat dijadikan bentuk kerjasama dalam mencari tenaga
kerja.
D.
Tempat
Dan Waktu Pelaksanaan
Praktik
Kerja Bisnis ini dilaksanakan pada:
Tempat
|
:
|
PT.
ASKRINDO(Persero) (Asuransi Kredit Indonesia) Cabang Surakarta, Jln.
Bhayangkara No. 22 Penumping, Laweyan, Surakarta.
|
Waktu
Pelaksanaan
|
:
|
Tanggal
01 Agustus – 03 September 2016
|
BAB
II
TINJAUAN
UMUM PERUSAHAAN
PT.
(Persero) ASURANSI KREDIT INDONESIA
CABANG
SURAKARTA
A.
Profil
Perusahaan (Sejarah Singkat)
PT. (Persero) Asuransi Kredit Indonesia (PT.
ASKRINDO) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak
dalam asuransi/penjaminan, tidak dapat dipisah dari pembangunan ekonomi Bangsa
dan Negara Republik Indonesia.
Sejak pemerintah menyusun dan menetapkan REPELITA I
tahun 1969, yang salah satu sasaran pokok rencana tersebut adalah pemerataan hasil
pembangunan dalam bidang kesempatan berusaha, pendapatan masyarakat dan
sekaligus merangsang pertumbuhan lapangan kerja. Dalam rangka mencapai sasaran
ini pemerintah mengambil langkah konkrit antara lain dengan mengembangkan usaha
kecil dan menengah dengan cara mengatasi salah satu aspek usaha yang penting
yaitu aspek pembiayaan.
Berdiri tanggal 6 April 1971 berdasarkan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1/1971 tanggal 11 Januari 1971, untuk
mengemban misi dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) guna
menunjang pertumbuhan perekonomian Indonesia. Peran PT. Askrindo (Persero)
dalam pemberdayaan UMKM adalah sebagai lembaga penjamin atas kredit yang
disalurkan oleh perbankan kepada UMKM.
Sesuai dengan Visi dan Misinya, PT. Askrindo
(Persero) senantiasa menjalankan peran dan fungsinya sebagai Collateral Subtitution Institution,
yaitu lembaga penjamin yang menjembatani kesenjangan antara UMKM yang layak
namun tidak memiliki agunan cukup untuk memperoleh kredit dengan lembaga keuangan,
baik perbankan maupun lembaga non bank (feasible
tetapi tidak bankable).
Sejalan dengan berubahnya waktu, saat ini PT.
Askrindo (Persero) memiliki lima lini usaha yaitu Asuransi Kredit Bank,
Asuransi Kredit Perdagangan,Surety Bond,
Customs Bond dan Asuransi Umum. PT. Askrindo sejak tahun 2007 melaksanakan
program pemerintah dalam rangka Inpres
6/2007 atau yang lebih dikenal sebagai penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Dalam pelaksanaannya bersama dengan Askrindo memberikan penjaminan atas kredit
yang disalurkan oleh tiga Bank pelaksana yaitu: Bank BRI, Bank BNI dan Bank
Mandiri
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia
merupakan tulang punggung kekuatan ekonomi yang mampu memberikan kontribusi
yang sangat signifikan. Menguatnya permodalan UMKM akan memberikan multiplier effects berupa tumbuhnya
kegiatan usaha yang diikuti dengan terbukanya lapangan kerja serta meningkatkan
nilai usaha. Terciptanya UMKM yang tangguh pada tahap berikutnya mampu
memberikan kontribusi dalam menekan angka pengangguran dari kemiskinan di
Indonesia.
Askrindo senantiasa mengembangkan sayap usahanya
untuk memberikan layanan yang prima, dengan didukung oleh kantor cabang
berjumlah 60 Kantor yang tersebar di 34 Provinsi seluruh Indonesia.
Visi dan Misi Perusahaan
1. Visi:
“Menjadi
Perusahaan Penanggung Resiko yang unggul dengan layanan global guna mendukung
perekonomian nasional”
2. Misi:
a. Menjalankan
kegiatan usaha penanggungan resiko yang mendukung pembangunan ekonomi nasional
terutama program Pemerintah dalam pengembangan UMKMK dan usaha korporasi
lainnya.
b. Menjalankan
kegiatan usaha penanggungan resiko dengan layanan global.
c. Memberikan
manfaat kepada para pemangku kepentingan dengan menerapkan tata kelola
perusahaan yang baik, Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Manajemen Resiko.
B. Struktur Organisasi Perusahaan
Memperhatikan perkembangan bisnis perusahaan ke
depan, perusahaan perlu memiliki struktur organisasi yang sesuai dan ideal yang
dapat diharapkan setiap lini organisasi mampu menjalankan fungsi-fungsinya
dengan maksimal dan sesuai dengan tujuan perusahaan, adapun
struktur organisasi pada perusahaan PT. ASKRINDO
Cabang Surakarta yang bertempat di JL.Bhayangkara No. 22 Penumping, Laweyan, Surakarta (Terlampir).:
Kepala Kantor Cabang, membawahi semua Deputy Area Managing Director
1. Deputy Area Managing Director
Bagian Pertanggungan dan Bagian pemasaran memiliki bagian yang terdiri dari:
a. Asuransi
Kredit
b. Suretyship
c. KUR
d. NON
KUR
2. Deputy Area Managing Director
Bagian Klaim & Subrogasimemiliki bagian yang terdiri dari:
a. Klaim
b. Subrogasi
3. Deputy Area Managing Director
Bagian Keuangan & Umum memiliki bagian yang terdiri dari:
a. Keuangan
b. Akuntansi
c. SDM-Umum
BAB III
TINJAUAN
KHUSUS DAN DESKRIPSI PEKERJAAN
A.
Deputy
Area Managing Director
Bagian
Pemasaran
Arbiyanto
|
KLAIM
1.
Ageng K.
2.
Retty
|
SUBROGASI
Ipit
|
B.
Sistem
Dan Prosedur Kerja
Prosedur
kerja di bidang Klaim dan Subrogasi dalam penyelesaian Klaim PT. ASKRINDO:
1. Permohonan
pencairan jaminan dari Bea Cukai
2. Kantor
klaim menerima dokumen pencairan dan administrasi
3. Registrasi
klaim manual
4. Pengecekan
hak klaim sudah timbul atau belum
5. Keputusan
hak klaim sudah timbul atau belum
6. Jika
belum dikembalikan secara resmi dengan surat, jika sudah timbul hak klaim maka
registrasi klaim sistem (SAKURA, SISKA, SAS) dan cetak form analisa klaim
7. Pengecekkan
pengajuan klaim daluarsa atau tidak dan pengecekan resiko penyebab klaim
ditanggung atau tidak
8. Jika
klaim daluwarsa dan penyebab klaim tidak ditanggung maka klaim ditolak secara
resmi dengan surat dan input data di
sistem penolakan
9. Jika
klaim tidak daluwarsa dan resiko ditanggung maka:
a. Verifikasi
kelengkapan dokumen klaim
b. Jika
tidak lengkap di minta tambahan dokumen menggunakan surat
c. Dokumen
lengkap dan dianalisa
d. Timbul
kliam ditolak atau disetujui
e. Jika
ditolak maka input data di sistem penolakan dan input penyelesaian di sistem
f. Jika
klaim disetujui maka input data di sistem kemudian cetak Claim Settlement
g. Pembayaran
klaim oleh keuangan
h. Membuat
surat pengantar persetujuan klaim
i.
Pengiriman dokumen (penyerahan coppySPPB kepada OBLIGER dan penyerahan SPPJ kepada PRINCIPAL
j.
Pengarsipan dokumen
Manajemen
Kerja
Manajemen pada PT
(Persero) Askrindo Kantor Cabang Surakarta terdiri dari:
1. Bagian Pertanggungan
a. Menerima pertanggungan atas resiko
tidak diterimanya pelunasan kredit dan/
atau pembiayaan, termasuk pembiayaanberdasarkan dari Debiturterutama Usaha
Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) yang diberikan oleh Bank atau lembaga
pembiayaan lainnya.
b. Menerima pertanggungan langsung dari
segala jenis asuransi kerugian dan sejenisnya yang berasal dari dalam maupun
luar negeri,secara sendiri atau bersama-sama dengan perusahaan asuransi
lainnya, baik untuk ditahan sendiri maupun mereasuransikan resiko-resiko
asuransi tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan perseroan.
c.
Menerima
pertanggungan tidak langsung dari perusahaan-perusahaan asuransi, reasuransi di
dalam maupun di luar negeri atas segala jenis asuransi kerugian dan sejenisnya,
baik untuk ditahan sendiri maupun mereasuransikan resiko-resiko asuransi tersebut
dengan mempertimbangkan kemampuan perseroan.
d.
Melakukan kegiatan
lainnya yang lazim
dilakukan oleh perusahaan asuransi
dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain
kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud
di atas, perseroan
dapat melakukan kegiatan usaha
dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang
dimilikinya dengan memperhatikan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
2.
Bagian Keuangan dan Umum
Dalam pengelolaan bagian keuangan,PT Askrindo Cabang Surakarta mempunyai peran dan tugas khusus meliputi:
a. Pengelolaan arus dana masuk dan
keluar(cash flow)secara optimal.
b. Mengelolaurusan perpajakan, meliputi
penyusunan perencanaan pajak(tax
planning) dan penyelesaian masalah serta kewajiban perpajakan.
c. Mengelola kegiatan
monitoring ketersediaan dana untuk penempatan investasi
dan kebutuhan dana
melalui penarikan investasi.
d. Memberikan rekomendasi/usulan untuk
penyempurnaan manajemen dana kas/bank
dan sistem perencanaan dan penyelesaian kewajiban perpajakan perusahaan.
3.
Bagian Pemasaran
a.
Umum :
1)
Meningkatkan intensitas kunjungan (marketing visit) secara terintegrasi,
baik produk maupun aktivitas lainnya (klaim/recoveries).
2)
Peningkatan layanan untuk meraih customerengagement.
3)
Optimalisasi efektivitas penempatan
dana dalam rangka reciprocal bisnis.
b.
Bidang pemasaran Asuransi Kredit:
1)
Peningkatan jumlah mitra bisnis (enlargement business).
2)
Optimalisasi masing-masing mitra bisnis
existing(enrichmentbusiness).
3)
Inovasi produk/proses bisnis yang
diselaraskan dengan roadmap BUMN
sektor kemaritiman, pertanian dan infrastruktur serta pemberdayaan UMKM.
c.
Bidang pemasaran Suretyship, Melakukan ekspansi bisnis melalui:
1)
Optimalisasi perbankan.
2)
Penetrasi pasar dengan memasarkan
produk secara cross selling/bundling.
3)
Optimalisasi agent dan broker.
4)
Inovasi produk/proses bisnis yang
diselaraskan dengan roadmap BUMN
sektor infrastruktur.
d.
Bidang Pemasaran Asuransi Umum:
1)
Meningkatkan jumlah PKS dengan mitra
bisnis (cross selling dengan Askred&Suretyship).
2)
Optimalisasi PKS dengan mitra existing (enrichment).
3)
Optimalisasi penjualan melalui cross selling.
4)
Optimalisasi peran agent/broker.
5)
Inovasi produk/proses bisnis yang
diselaraskan dengan roadmap BUMN
sektor kemaritiman, pertanian dan infrastruktur.
4. Manajemen
Bidang Klaim dan Subrogasi
Klaim
merupakan tuntutan pembayaran dari tertanggung kepada penanggung diakibatkan
debitur tertanggung tidak memenuhi kewajibannya untuk melunasi kredit sesuai
dengan perjanjian kredit.Debitur tertanggung yang dimaksudkan adalah Badan
Usaha yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia, Perikatan Perdata atau
perusahaan Perorangan yang mengadakan perjanjian Kredit dengan tertanggung
(debitur).
Timbulnya
hak klaim dikarenakan debitur tertanggung tidak dapat melunasi pembayaran
kredit pada saat jatuh tempo atau kredit dikategorikan kolektabilitas tertentu sebagaimana dinyatakan dalam Perjanjian
Kerjasama (PKS) antara penanggung dan tertanggung.
Proses
pencarian dana klaim kepada debitur tertanggung memiliki tata cara, yaitu:
a. Tertanggung
mengajukan klaim kepada penanggung dengan melampirkan berkas/ dokumen yang
dibutuhkan
b. Tertanggung
dalam mengajukan permohonan pencairan klaim diberi batas waktu sampai dengan 3
(tiga) bulan setelah kredit jatuh tempo atau kredit dikategorikan kolektibilitas tertentu sebagaimana
dinyatakan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS)
c. Penanggung
akan melakukan analisis/ verifikasi kelengkapan dokumen pengajuan pencairan
klaim yang diajukan oleh tertanggung. Apabila data pendukung permohonan
pencairan klaim belum lengkap, maka penanggung akan menyampaikan konfirmasi
secara tertulis tentang kelengkapan atas data/ dokumen dimaksud kepada
tertanggung dalam waktu 15 (lima belas) hari kerja setelah diterimanya surat
permohonan pencairan klaim dari tertanggung
d. Tertanggung
wajib melengkapi dokumen dimaksud dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender
terhitung sejak diterimanya surat konfirmasi kelengkapan dokumen dari
penanggung
e. Dalam
hal tertanggung memenuhi kelengkapan dokumen dengan lengkap dan benar dalam
rentang waktu sebagaimana poin diatas,
maka penanggung selambat-lambatnya 14 hari kerja.
Besarnya
pencairan klaim sesuai dengan yang telah disepakati dalam perjanjian kerjasama
(PKS) antara penanggung dengan tertanggung, Besarnya nilai klaim untuk KUR yang
harus dibayar oleh penjamin kepada penerima jaminan adalah sebesar:
70%
x [sisa pokok + tunggakan bunga (termasuk rekalkulasi bunga jika ada) dan denda
sampai dengan timbulnya hak klaim] dengan setinggi-tingginya sebesar 70% x plafon KUR
Khusus
untuk nilai klaim pada saat kualitas asset (kredit) 4, maka besarnya perhitungan
bunga dan denda (bila ada) dihitung pada saat pengajuan klaim dalam kurun waktu
usia tunggakan antara 121 s/d 180 hari. Bagian dari jumlah kerugian penerima
yang tidak diganti oleh penjamin merupakan resiko peminjam jaminansendiri.
Pengajuan
pencairan hak klaim tidak semuanya disetujui oleh penanggung, namun dapat
dibatalkan apabila:
a. Penyaluran
kredit tidak sesuai dengan ketentuan kredit yang berlaku pada tertanggung
b. Tertenggung
tidak melaksanakan atau melaksanakan tetapi tidak sesuai dengan ketentuan
sebagaimana diatur dalam perjanjian yang disepakati oleh penanggung dan
tertanggung
c. Objek
pertanggungan kredit yang dijamin dan kriteria debitur tertanggung tidaksesuai
dengan ketentuan dalam perjanjian kerjasama
d. Kredit
yang diberikan tertanggung tidak sesuai dengan yang dinyatakan tertanggung
dalam deklarasi pertanggungan
e. Bukti
dan keterangan yang disampaikan dalam permohonan pencairan klaim oleh
tertanggung kepada penanggung tidak sesuai dengan objek jaminan yang
diperjanjikan
f. Tertanggung
tidak melengkapi dokumen pendukung klaim dalam jangka waktu 30 hari kalender
sejak diterimanya surat konfirmasi kelengkapan dokumen dari penanggung
g. Tertanggung
tidak menyampaikan perubahan/ addendum
perjanjian kredit kepada penanggung, sehingga polis tidak sesuai dengan
perjanjian kredit
h. Premi
belum dibayar lunas
i.
Kriteria debitur tertanggung tidak
sesuai dengan yang telah disepakati dalam Perjanjian Kerjasama (PKS)
Hak
klaim dari tertanggung kepada penanggung akan menjadi daluarsa apabila:
a. Surat
pengajuan klaim dari penerima jaminan kepada penjamin melewati 6 bulan sejak
KUR jatuh tempo
b. Penerima
jaminan tidak melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan klaim dalam waktu 6
bulan dari surat permintaan untuk melengkapi dokumen tersebut dari penjamin
c. Penerima
jaminan tidak memberikan tanggapan atas penolakan klaim dari penjamin atau
besarnya jumlah klaim KUR yang bersangkutan akan dibayar penjamin dalam waktu 6
bulan sejak tanggal surat penolakan klaim atau persetujuan klaim dari penjamin
Kredit
Usaha Rakyat
Kredit
Usaha Rakyat (presentasi Askrindo, April 2016) adalah kredit atau pembiayaan
modal kerja dan atau investasi kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)
dibingan usaha yang produktif dan layak namun bellum memiliki agunan tambahan
atau agunan tambahan belum cukup.Usaha produktif yang dimaksud adalah usaha
yang menghasilkan barang dan jasa serta memberikan nilai tambah dan
meningkatkan pendapatan bagi pelaku usaha.
Kebijakan
Bidang Klaim:
a. Kebijakan
Kewanangan,
Pendelegasian wewenang
untuk memutus dan menandatangani bidang klaim dalam Surat Keputusan Direksi.
b. Kebijakan
Survey
Dalam hal data atau
informasi permohonan klaim yang diterima dianggap belum cukup memberikan
keyakinan untuk dilakukan analisa, maka dapat dilakukan survey lapangan, dengan
mempertimbangkan cost and benefit
pelaksanaan survey terhadap estimasi
pembayaran klaim.
c. Kebijakan
Pengajuan Klaim yang Melebihi Kewenangan Kantor Cabang
Dalam hal pengajuan
klaim melebihi kewenangan kantor cabang, maka Kantor Cabang wajib melakukan
verifikasi kelengkapan data, analisis dan usulan sesuai ketentuan yang berlaku
terlebih dahulu serta diajukan dengan menggunakan lembar rekomendasi komite
sebelum disampaikan ke koordinator wilayah/ kantor pusat.
d. Kebijakan
Penolakan
Dalam hal pengajuan
klaim melebihi kewenangan kantor cabang, namun klaim yang diajukan telah
melewati batas waktu sesuai dengan ketentuan (daluarsa), maka kantor cabang
agar langsung menyampaikan Surat Penolakan kepada Perbankkan/ Obligge/ Seller/ MultiFinance tanpa
perlu persetujuan Korwil/ Kantor pusat.
e. Kebijakan
Pengembalian Pengajuan Klaim
Dalam hal pengajuan
klaim melebiihi kewenangan kantor cabang, namun klaim yang diajukan belum
timbul hak klaimnya sesuai dengan ketentuan, maka kantor cabang agar langsung
mengembalikan dokumen pengajuan klaim kepada perbankkan/ Obligge/ Seller/ Multi Finance.
f. Kebijakan
Sanggah Bidang Penolakan Klaim
Perbankkan/ Obligee/ Seller/ Multi Finance tidak
memberikan tanggapan/ sanggahan atas penolakan klaim dari penanggung atau
besarnya jumlah klaim yang akan dibayar dalam waktu sebagaimana yang telah
disepakati dalam PKS.
Strategi Bisnis
Strategi bisnis yang dilakukan oleh PT. Askrindo
(Persero) Cabang Surakarta adalah sebagai berikut:
1.
Mengoptimalkan PKS-PKS (Perjanjian
Kerja Sama) yang sudah berjalan.
2.
Mengadakan gathering dengan Asosiasi di
Solo Raya, PT Askrindo tergabung dalam Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI)
sehingga terpercaya dan bersifat transparan.
3.
Melakukan rekonsiliasi dengan mitra
bisnis.
4.
Mengadakan sosialisasi terkait dengan
produk-produk PT Askrindo.
5.
Promosi/ iklan-iklan media cetak.
6. Sponsor event
dengan mitra bisnis.
Jam Kerja
Pelaksana Kerja Praktik (Magang)
Hari Kerja
|
Senin – Jumat
|
Jam Kerja
|
07.00-16.00
|
Sistem
kerja dalam 1 hari yang dilakukan yang magang:
1. Pukul
07.00-08.00 bersih-bersih kantor
2. Pukul
08.00-12.00/ 11.30 (jum’at) aktivitas kerja di dalam kantor
3. Pukul
12.00/ 11.30 (jum’at)-13.00 istirahat dan makan siang
4. 13.00-16.00
aktivitas kerja di dalam kantor
5. 16.00
pulang
JenisProduk
Perusahaan
PT Askrindo Cabang Surakarta ini menjual produk asuransidengan
macamnya yaitu:
1.
Asuransi Kredit Bank dan Non Bank
Merupakan produk jasa Askrindo untuk memberikan penjaminan
kepada perbankan maupun non perbankan atas kredit yang diberikan kepada
UMKM. Fungsi Askrindo dalam hal ini adalah memberikan jaminan/ganti rugi
atas kemacetan yang disalurkan perbankan maupun non perbankan kepada
UMKM.
2.
Asuransi Kredit Perdagangan (Askredag)
Asuransi Kredit Perdagangan adalah produk PT Askrindo yang
memberikan proteksi kepada Pabrikan atau Distributor atau Seller sebagai
Tertanggung atas resiko tidak terbayarnya Piutang Kredit Perdagangan dari
Distributornya atau Buyer-nya. Melalui layanan produk ini, pihak
Tertanggung akan mendapatkan Jasa Manajemen Kredit atau Credit Management
Service yang sangat bermanfaat, baik untuk Tertanggung maupun untuk Buyer-nya,
yaitu meliputi Credit Advice, Credit Control dan Insurance Protection.
3. Surety Bond
Produk ini digunakan
untuk memberikan jaminan kepada PemilikProyek/obligee/ bouwheer
terhadap kerugian yang timbul akibat tidak dipenuhinya kewajiban Pelaksana
Proyek/Principal atas suatu proyek
(konstruksi/non konstruksi) dalam batas waktu yang telah ditentukan.
4. Kontra
Bank Garansi
Kontra Bank Garansi
(Konstruksi/Non Konstruksi) adalah jaminan yang diberikan oleh Askrindo kepada
Bank penerbit Bank Garansi untuk kepentingan nasabah (debitur/principal),
apabila nasabah mengalami wanprestasi.
5. Customs Bond
Customs Bond
adalah jaminan yang diberikan PT Askrindo kepada Direktorat Jenderal (Ditjen)
Bea dan Cukai atas resiko tidak diselesaikan kewajiban oleh Eksportir/Importir
atas fasilitas kepabeanan, fasilitas penangguhan/ pembebasan bea masuk barang
impor dan pungutan negara lainnya
6. Asuransi
Umum, yang terdiri dari:
a. Asuransi
Kecelakaan Diri (Peronal Accident
Insurance)
b. Asuransi
Kebakaran (Fire Insurance)
c. Asuransi
Kontraktor (Contractor All Risks
Insurance)
d. Asuransi
Tanggung Gugat (Liability Insurance)
e. Asuransi
Pengangkutan Barang (Marine Cargo
Insurance)
f. Asuransi
Property (Property All Risks Insurance)
g. Asuransi
Uang (Money Insurance)
C.
Deskripsi
Kegiatan yang dilakukan Mahasiswa Magang
1. Minggu
ke 1 (1 Agustus – 5 Agustus 2016):
a) Briefing
sebelum mulai bekerja tiap hari senin 1 minggu sekali, untuk melaporkan
kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan
selanjutnya.
b) Rekap
berkas klaim KUR Yogyakarta, merekap data ke dalam excel mengenai jumlah kredit plafond,
kerugian, dan tuntutan klaim tiap debitur yang akan diajukan ke PT. Askrindo
Yogyakarta.
c) Analisis
data kredit KUR, dengan menggunakan excel
menganalisa data kredit KUR tiap debitur layak atau tidak untuk merealisasikan
sesuai dengan sistem.
d) Checklist kelengkapan
berkas, pengecekkan kelengkapan berkas klaim, berkas klaim yang sudah lengkap
dichecklist dan masuk ke tahap
berikutnya.
e) Analisa
kredit KUPERA, menganalisa kredit KUPERA tiap debitur layak atau tidak untuk
direalisasikan sesuai dengan sistem.
f) Menyusun
laporan operasional Kliam & Subrogasi bulan juli 2016 dan Triwulan II 2016,
melakukan split berkas menjadi 16
arsip yang kemudian dikirim ke kantor Askrindo pusat dan Askrindo Koordinator
wilayah.
2. Minggu
ke 2 (8 Agustus – 12 Agustus 2016):
a) Briefing
sebelum mulai bekerja tiap hari senin 1 minggu sekali, untuk melaporkan
kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan
selanjutnya.
b) Pre
Register berkas klaim masuk, memilah berkas klaim kemudian di masukkan ke dalam
map sesuai dengan kategori klaim.
c) Checklist kelengkapan
berkas, pengecekkan kelengkapan berkas klaim, berkas klaim yang sudah lengkap
dichecklist dan masuk ke tahap
berikutnya.
d) Split berkas,
me-split (memisahkan copyan berkas 4
lembar) berkas penyelesaian klaim KUR menjadi 4 berkas yang salah satu berkas
di jadikan arsip.
e) Mencetak
analisa kredit KUR.
f) Register
agenda klaim masuk, menginput berkas klaim yang masuk kedalam sistem.
g) Membantu
pekerjaan di devisi keuangan.
h) Analisis
kredit KUR, menganalisa kredit KUR tiap debitur layak atau tidak untuk
direalisasikan sesuai dengan sistem.
3. Minggu
ke 3 (15 Agustus – 19 Agustus 2016):
a) Briefing
sebelum mulai bekerja tiap hari senin 1 minggu sekali, untuk melaporkan
kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan
selanjutnya.
b) Checklist kelengkapan
berkas, pengecekkan kelengkapan berkas klaim, berkas klaim yang sudah lengkap
dichecklist dan masuk ke tahap
berikutnya.
c) Register
klaim online, memasukkan data-data klaim online yang dibutuhkan pada sistem.
d) Rekap
berkas Tamdat (Tambahan Data), setelah berkas di sesuaikan dengan kategori
klaim dan sudah di checklist, tambak
ada berkas yang belum lengkap sesuai ketentuan pada sistem, maka berkas belum
lengkap tersebut direkap.
e) Pre
Register berkas klaim masuk, memilah berkas klaim kemudian di masukkan ke dalam
map sesuai dengan kategori klaim.
f) Split berkas,
me-split (memisahkan copyan berkas 4
lembar) berkas penyelesaian klaim KUR menjadi 4 berkas yang salah satu berkas
di jadikan arsip.
g) Input
rekening Koran, menginput kode bank, plafond,
dan nama debitur.
4. Minggu
ke 4 (22 Agustus – 25 Agustus 2016):
a) Briefing
sebelum mulai bekerja tiap hari senin 1 minggu sekali, untuk melaporkan
kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan
selanjutnya.
b) Pre
Register berkas klaim masuk, memilah berkas klaim kemudian di masukkan ke dalam
map sesuai dengan kategori klaim.
c) Checklist kelengkapan
berkas, pengecekkan kelengkapan berkas klaim, berkas klaim yang sudah lengkap
dichecklist dan masuk ke tahap
berikutnya.
d) Rekap
berkas Tamdat (Tambahan Data), setelah berkas di sesuaikan dengan kategori
klaim dan sudah di checklist, tambak
ada berkas yang belum lengkap sesuai ketentuan pada sistem, maka berkas belum
lengkap tersebut direkap.
e) Input
rekening Koran, menginput kode bank, plafond,
dan nama debitur.
f) Mencetak
analisa kredit KUR.
g) Split berkas,
me-split (memisahkan copyan berkas 4
lembar) berkas penyelesaian klaim KUR menjadi 4 berkas yang salah satu berkas
di jadikan arsip.
h) Membantu
memasukkan data (input data) jurnal kas keluar dan menginput bukti
pembayaran di devisi keuangan
5. Minggu
ke 5 (29 Agustus – 2 September 2016):
a) Briefing
sebelum mulai bekerja tiap hari senin 1 minggu sekali, untuk melaporkan
kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan
selanjutnya.
b) Pre
Register berkas klaim masuk, memilah berkas klaim kemudian di masukkan ke dalam
map sesuai dengan kategori klaim.
c) Analisis
data kredit KUR, dengan menggunakan excel
menganalisa data kredit KUR tiap debitur layak atau tidak untuk merealisasikan
sesuai dengan sistem.
d) Analisa
kredit KUPERA, menganalisa kredit KUPERA tiap debitur layak atau tidak untuk
direalisasikan sesuai dengan sistem.
e) Split berkas,
memisahkan beberapa lembar coppyan dari beberapa berkas dikelompokkan dan
diurutkan sesuai dengan warna.
f) Checklist kelengkapan
berkas, pengecekkan kelengkapan berkas klaim, berkas klaim yang sudah lengkap
dichecklist dan masuk ke tahap
berikutnya.
g) Membantu
pekerjaan (mengurutkan Kwitansi pengeluaran kantor) di devisi keuangan.
D.
Tinjauan
Manfaat yang diperoleh selama Kegiatan Magang
Manfaat
yang diperoleh penulis selama mengikuti kegiatan magang Praktik Kerja Bisnis
ini adalah sebagai berikut:
1. Penulis
dapat menumbuhkan kemampuan berinteraksi sosial dalam dunia kerja
2. Penulis
dapat mengenal program kerja lapangan di perusahaan PT. Asktindo (persero)
3. Penulis
dapat melatih kemampuannya untuk manjadi pribadi yang mandiri, dan mampu
mengambil sikap & keputusan.
4. Penulis
dapat menemukan ilmu dan pengalaman baru dalam melaksanakan praktik magang di
perusahaan asuransi seperti : Rekap berkas klaim KUR Yogyakarta, Analisis data
kredit KUR, Checklist kelengkapan
berkas, Analisa kredit KUPERA, Menyusun laporan operasional Kliam & Subrogasi
bulan juli 2016 dan Triwulan II 2016,Split
berkas, Mencetak analisa kredit KUR, Register agenda klaim masuk, Register
klaim online,Rekap berkas Tamdat, Pre Register berkas klaim masuk, Split berkas, Input rekening Koran, dan Mencetak
analisa kredit KUR.
BAB IV
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Setelah mengikuti program Praktik Kerja Bisnis di
PT. Askrindo (Persero) Cabang Surakarta, maka penulis dapat menarik kesimpulan
sebagai berikut:
PT. (Persero) Asuransi Kredit Indonesia merupakan
salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam
asuransi/penjaminan.Untuk mengemban Misi dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil
dan Menengah (UMKM) guna menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya di
Surakarta.
PT. (Persero) Askrindo memiliki strategi bisnis
seperti: Mengoptimalkan PKS (Perjanjian Kerja Sama) yang sudah berjalan, mengadakan
gatheringbersama mitra kerja, PT Askrindo juga tergabung dalam Asosiasi
Asuransi Umum Indonesia (AAUI), melakukan kunjungan secara rutin, mengadakan
sosialisasi terkait dengan produk-produk Askrindo, promosi/iklan media cetak,
dan sponsor event dengan mitra bisnis perbankan atau non perbankan.
PT. (Persero) Askrindo juga memiliki beberapa bidang
manajemen seperti: bagian
pertanggungan, bagian
keuangan dan umum, bagian pemasaran, sertabagian klaim dan subrogasi
yang masing-masing bagianmempunyai
peran sendiri-sendiri untuk kemajuan dan kesuskesan PT. (Persero) Askrindo,
terutama pencapaian target di cabang Surakarta yanglebih besar dari target
minimum yang sudah ditentukan dari kantor pusat.
B.
SARAN
Berdasarkan
pengetahuan penulis setelah melaksanakan kegiatan magang praktik kerja bisnis
ini, penulis memberikan saran dan harapan yang semoga memberikan manfaat, yaitu
sebagai berikut:
1. Kepada
pihak Universitas perlunya pengawan oleh dosen pembimbing ke tempat praktik
kerja bisnis, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan terbinanya hubungan
kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan PT. (Persero)
Askrindo cabang Surakarta.
2. Penyelesaian
klaim di lakukan secara urut dan sebaiknya langsung dikerjakan setelah berkas
klaim datang, ini dimaksudkan untuk lebih mengefisiensi waktu dan tidak
menumpuk pekerjaan yang dapat menimbulkan permasalahan baru.
3. Pemisahan
berkas sesuai dengan kategori dan proses yang sudah dilakukan dimaksudkan
supaya staf tidak mengulang pekerjaannya dan dapat mengetahui sampai manakah
proses pengerjaan berkas tersebut.
4. Penambahan
staf baru, pada devisi klaim dan subrogasi untuk membantu proses penyelesaian
klaim KUR.
5. Penambahan
rak buku, untuk menghemat tempat supaya berkas yang sudah diproses dan yang
belum tidak memenuhi lantai ruangan, dengan adanya rak buku penataan berkas
tidak lagi melebar di lantai melainkan bisa rapi tersusun di rak buku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar